CNAF Tambah Modal Rp 50 Miliar Demi Ekspansi | SWA.co.id

CNAF Tambah Modal Rp 50 Miliar Demi Ekspansi

PT Bank CIMB Niaga Tbk melakukan peningkatan penyertaan permodalan sebesar Rp 50 miliar untuk anak usahanya yang bergerak di bidang pembiayaan, PT CIMB Niaga Auto Finance (CIM. Wan Razly Abdullah, Direktur Strategy & Finance CIMB Niaga mengungkapkan, penambahan modal tersebut akan digunakan oleh CNAF untuk ekspansi usaha.

 

Perkembangan bisnis CNAF antara lain terlihat dari pertumbuhan jumlah kantor cabangnya. Per September 2011, jumlah kantor cabang CNAF tercatat sebanyak 48 kantor cabang, naik dari jumlah kantor cabang pada periode yang sama tahun 2010 sebanyak 36 kantor cabang. Adapun rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) CNAF per September 2011, masih terjaga di level 0,64%.

 

Frengkie Natawijaya, Presiden Direktur CNAF menambahkan, selain kendaraan roda empat baru dan bekas, saat ini CNAF juga telah menyalurkan pembiayaan untuk roda dua terhitung bulan Juli 2011. “Penyaluran pembiayaan kendaraan roda dua dilakukan melalui 9 outlet Motor Laju (per September 2011),” terang Frengkie.

 

Menurut Frengkie, pertumbuhan industri sepeda motor yang terus meningkat, menjadi dasar keputusan manajemen untuk mendiversifikasi pembiayaan ke kendaraan roda dua. “Potensi pertumbuhan industri sepeda motor yang masih bagus, menjadi keyakinan kami untuk terjun ke bisnis pembiayaan sepeda motor,” ujar Frengkie.

 

Per September 2011, CNAF telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp7,12 triliun. Dibandingkan periode yang sama tahun 2010, angka ini naik 130%. “Dari total kredit otomotif CIMB Niaga yang mencapai Rp14,85 triliun per September 2011, CNAF memberikan kontribusi terbesar sebanyak 48%,” terang Frengkie.

 

Atas kinerjanya yang menggembirakan, CNAF juga berhasil meraih peringkat kedua perusahaan pembiayaan terbaik Indonesia 2011, untuk kategori aset di atas Rp500 miliar, versi Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Serta, peringkat pertama perusahaan pembiayaan terbaik 2011 untuk kategori aset di atas Rp500 miliar – Rp1 triliun, versi Majalah Investor. “Pengakuan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan bisnis CNAF dalam menjalankan fungsi intermediasi guna mendukung perekonomian masyarakat. Hal ini sekaligus penyemangat bagi kami untuk kian dan terus berinovasi mengembangkan produk dan layanan untuk masyarakat”, tutup Frengkie.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)