EHI Bagaikan 'Rumah Sakit' Emosi

Soul Healer atau Penyembuh Jiwa menjadi 'nama kecil' Irma Rahayu selaku pendiri Emotional Healing Indonesia (EHI). Bahkan, tidak berlebihan jika Irma dianggap sebagai guru terapi. Tidak hanya di Indonesia, Irma melanglang buana hingga mancanegara untuk memberikan penyebuhan jiwa.

Irma memiliki masa lalu yang kelam dengan ketidakstabilan emosi sehingga mengakibatkan hidupnya penuh dengan masalah dan kehancuran akan cita-cita serta kehilangan tujuan hidup. Beberapa kali Irma mencoba mengakhiri hidup karena memiliki semua masalah dari segala aspek kehidupan. Masalah yang pernah diuhadapi Irma mulai dari hancurnya hubungan dengan orang yang dicintai, sempat kehilangan dan jauh dari keluarga selama belasan tahun, bahkan ditimpa masalah keuangan hingga tidak bisa memiliki apa pun untuk dimakan selama berhari-hari. Bukan itu saja, ia juga mendapatkan masalah soal riwayat kesehatan, kehilangan kepercayaan diri, hingga kehilangan iman dan kepercayaan kepada Tuhan.

Bertekad ingin menjadi lebih baik dan memulai hidup baru, akhirnya Irma menimba ilmu dari berbagai institusi untuk belajar tentang self help dan self healing, juga tentang spiritual. Dan akhirnya, ia menemukan metode emotional healing yang kini menjadi satu pekerjaan yang sangat dinikmatinya dan dicintainya.

Irma tak ingin disebut sebagai mindset motivator apalagi spiritual. Irma lebih senang menyebutnya sebagai permainan energi. Melakukan emotional healing berarti seseorang sedang mengalirkan atau menggerakan energi dalam diri orang lain, baik itu marah maupun emosi lainnya, agar tidak diam dalam area tubuh yang nantinya akan menyebabkan penyakit jasmani dan rohani. Misalnya, sering merasakan kemarahan bisa menimbulkan darah tinggi akut atau karakter yang keras kepala.

Uniknya, Irma bukanlah seorang lulusan dari institusi kejiwaan atau sejenisya. Ia adalah seorang diploma program komputer dan sarjana jurusan manajemen perusahaan. Meski gak nyambung, katanya, bukan berarti ia tak bisa menggali banyak soal permainan energi. Sebelum betul-betul terjun ke pekerjaan ini, Irma belajar dari banyak referensi baik buku dan dokumentasi hingga berguru ke Erbe Sentanu.

EHI merupakan sebuah terapi praktis dan sederhana bagi seseorang yang memiliki masalah emosi yang tidak stabil, selalu menghadapi masalah yang berulang (keuangan, kesehatan dan hubungan cinta), hilangnya rasa percaya diri, kesehatan yang buruk dan cenderung menurun stamina dan imunitas tubuh, hingga kehilangan jati diri dan tujuan hidup. “ Misi kami adalah membantu proses transformasi diri melalui manajemen emosi,” sahutnya.

Saat ini jumlah pasien EHI mencapai lebih dari 500 orang. Mereka tersebar dikota-kota besar seperti Jakarta, Bandung,Yogyakarta, dan Bali. EHI menawarkan beberapa program terapi. Pertama, Private Healing yakni penyembuhan secara ekslusif one on one dan lebih intensif. Pasien untuk private healing umumnya mereka yang mempunyai masalah hidup dan atau penyakit yang sangat berat.

Kedua, Healing for Pre Wedding. Sebelum calon pasangan suami istri menikah. Teteh bisa memberikan energy positif yang untuk kedua pihak, baik calon istri ataupun calon suami agar kehidupan rumah tangga nanti bisa berjalan dengan harmonis.

Ketiga, Emotional Healing Group Therapy (EHGT). Yakni sebuah terapi penyembuhan secara berkelompok yakni maksimal 25 orang dalam sekali terapi. EHGT membuat pasien merasa nyaman dan tidak merasa dihakimi atau digurui. Tidak melanggar agama dan tidak dikhususkan untuk agama tertentu. Biasa berhubungan dengan persoalan kehidupan, proses mencari jati diri, passion hidup, kepercayaan diri.

Keempat, Emotional Healing For Kids. Semacam terapi dan transformasi energy untuk anak-anak agar tumbuh berkembang menjadi anak yang cerdas dan sehat secara fisik dan mental, kreatif. Program ini diperuntukkan untuk anak usia 6-12 tahun.

Kelima, Healing for Couple (Suami Istri). Terapi untuk memperbaiki hubungan suami istri yang sedang renggang. Kalaupun cerai jalan yang terbaik, Teteh mencoba untuk membantu menyelesaikan masalah dengan cara baik-baik.

Keenam, Special Event. Yakni acara yang diselenggarakan setahun dua kali. Salah satunya acaranya adalah “Love Attraction”. Love Attraction sengaja diselenggarakan untuk menyelarasakan kehampaan hati dan jiwa yang masih sepi dari arti kasih sayang dan cinta. Love Attraction menyelami dan sekaligus membuat pasien menjadi magnet bagi keselarasan cinta sejati. Terbuka untuk dewasa, agama apapun dan lajang.

Ketujuh, Family Therapy. Program personal touch dan menterapy seluruh anggota keluarga untuk kembali mengembalikan keselarasan emosi dan komunikasi antara ayah, ibu, dan anak-anak.

Kedelapan, Law of Money Attraction. Program dimana pasien dibawa untuk mengetahui rahasia tentang energy uang di alam semesta. Tanpa ritual aneh atau ilmu diluar nalar. Disini pasien bisa berbuat lebih untuk hidup tanpa harus takut menerima keberlimpahan. Singkatnya, membantu mengatasi dalam hal money problem.

Kesembilan, In House Therapy. Ini merupakan program baru dibuat oleh EHI. Menyasar segmen korporat. Membantu memberikan energy bagi karyawan-karyawan disebuah perusahaan agar bisa memulihkan dan meningkatkan kinerja karyawan dan persoalan kantor lainnya. Program ini baru diselenggarakan diawal tahun ini. (Acha)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)