Fraser Residence Sudirman Siap Merebut Kue Serviced Apartment Jakarta

Jika Anda menginginkan kenyamanan dan layanan 24 jam ala hotel tapi tidak mau berada dalam ruang yang hanya berisi tempat tidur belaka, maka serviced apartment bisa menjadi solusinya. Unit serviced apartment yang dilengkapi dengan ruang tamu, kamar tidur besar, serta dapur dan juga tentunya kamar mandi, plus dengan layanan 24 jam room service ala hotel membuatnya sangat digemari bagi individu maupun keluarga yang menginginkan kenyamanan dan kelapangan ruang tinggal namun tanpa meninggalkan kepraktisan layanan ala hotel.

Di Jakarta sendiri sudah banyak serviced apartment yang beroperasi. Sebut saja Ascott Residence, Somerset Grand Citra Residence, The Mayflower Apartments dan sederet nama lainnya di berbagai lokasi strategis di Jakarta seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Prof Dr. Satrio Kuningan, kawasan Grogol, dan sebagainya. Dan, menambah koleksi satu lagi adalah serviced apartment Fraser Residence Sudirman (FRS) diJalan Setiabudi No. 9 Jakarta. FRS dibawakan oleh Frasers Hospitality Pte. Ltd, bidang usaha jasa hunian (hospitality) yang berbasis di Singapura yang merupakan bagian dari grup Fraser & Neave Limited.
Serviced apartment lima lantai dengan 108 unit yang terdiri dari 27 unit berkamar tiga, 54 unit berkamar ganda dan 27 selebihnya merupakan unit berkamar tunggal ini juga memperbolehkan penghuninya membawa binatang peliharaan. Adapun luas unitnya yakni 150 meter, 109 meter dan 82 meter dengan tarif per malam masing-masing US$ 240, US$ 180 dan US$ 140. Adapun fasilitas di dalamnya diantaranya terdiri dari kolam renang ukuran olympic, fitness center, wifi, serta private lift yang akan membawa setiap penghuni ke masing-masing unitnya.
Sejak dipasarkan pada awal Januari 2011 lalu, unit FRS berkamar tiga kini telah terhuni seluruhnya, sementara yang berkamar dua dan satu telah terhuni lebih dari 50%. Joanne Ang. Group Director Sales & Marketing Frasers Hospitality (Frasers) memaparkan rata-rata unit FRS disewa secara jangka panjang atau 6 bulan lebih oleh ekspatriat dari AS dan juga dari benua Eropa.
Joanne menambahkan, kesuksesan ini sebagian berkat strategi pemasaran yang diluncurkan. Berhubung menyasar pasar premium maka Frasers menerapkan strategi pemasaran yang spesifik. Misalnya, tim Frasers menghubungi customer Frasers di berbagai negara lainnya seperti Singapura, Filipina, Korea Selatan, India, Cina, Australia, Jepang dan sebagainya. Selain itu mereka juga menghubungi berbagai perusahaan besar, dan asosiasi bisnis. Frasers jugamenggunakan direct mail dan menawarkan harga khusus sampai trial stay cuma-cuma bagi calon customer untuk merasakan kualitas layanan Fraser terlebih dulu. ” Terkadang yang mencoba itu adalah utusan perusahaan atau dari profesi terkait seperti sekertaris dan sejenisnya, nah mereka yang kemudian mereferensikan ke perusahaannya,” ujar wanita berkewarganegaraan Singapura itu kepada SWA di FRS pada pertengahan bulan Juni lalu.
Lebih jauh lagi, FRS juga memikirkan aspek interaksi sosial para penghuni. Caranya dengan membuat berbagai klub dan aktivitas agar para penghuninya bisa bergaul meski baru bersua pertama kalinya, di antaranya barbeque night, high tea for wives dan sebagainya. Tak cuma itu bagi anak-anak juga disiapkan aktivitas di kids club. ”Fraser Sudirman memang disasarkan untuk segmen keluarga, makanya kami membuat berbagai aktivitas agar keluarga betah di sini,” Joanne menguraikan.
Dan FRS ini hanyalah permulaan dari Frasers untuk melahap kue serviced apartment di Indonesia. Saat ini sudah ditargetkan akan dibangun 3 serviced apartmentlagi di 3 lokasi berbeda di Jakarta. Di tahun 2012 akan berdiri Fraser Residence Menteng dan di 2014 direncanakan berdiri Fraser Suite Kuningan, Jakarta.
Seperti terlihat, memang tidak semua produk Frasers Hospitality dinamakan Fraser Residence. Lalu apa makna di balik nama-nama tersebut? Fraser Residence ternyata merujuk pada cita rasa yang diusungnya, yakni gaya kontemporer dan minimalis. Sementara merek lainnya, Fraser Suite menawarkan hunianbergaya elegan dan anggun dan Fraser Place bercita rasa muda dan kosmopolitan. Di luar brand Fraser, Fraser Hospitality juga memiliki satu brand lagi, yakni Modena yang meneguhkan diri sebagai serviced apartment bernuansa segar dan modern.

Selain itu terdapat pula perbedaan di sisi lokasi. ” Fraser Place biasanya berlokasi di vibrant locality, disekitarnya mungkin banyak pub, Fraser Suite di tengah kota, lalu Fraser Residence berada di dekat entertainment dan shopping arcade,” urai Joanne. Frasers Hospitality sendiri yang berdiri pada tahun 1998 di Singapura kini telah mengelola 39 properti dari awalnya hanya dua saja.
Dan di tahun 2012 ditargetkan Frasers akan mengelola 65 properti di 38 kota besar di dunia.

Fraser memang tidak sembarangan hadir di tengah persaingan properti hunian global. Sebelum meluncur di tahun 1998, Fraser mewawancarai 500 perusahaan demi menggali kebutuhan calon customer yang memang ditargetkan dari kalangan korporat. ” Dan hasilnya kini kami meraih kepercayaan konsumen dan juga meraih puluhan penghargaan,” ujar Joanne. The 6th China Hotel Starlight Award 2011 The Best Serviced Apartment Brand Of China dan Impiana Group of Magazines Best Interior Design & Services - Leisure Apartment, Malaysia merupakan dua di antara sekian puluh penghargaan yang pernah diterimanya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)