GarudaFood Butuh 'Seni' di Kacang Garuda

Kacang Garuda sangat menekankan pentingnya inovasi ke konsumen. Program pemasaran as an art dikombinasikan dengan science sehingga memberikan nilai tambah kepada konsumen. Inovasi juga dibutuhkan terkait komunikasi produk, variasi rasa, supply chain, kemasan dan bahkan menjadi 'first mover' untuk produk baru.

Pernyatan tersebut diungkapkan Hardianto Atmadja, Vice President Commercial GarudaFood Group. Terkait komunikasi produk, Kacang Garuda berinovasi dalam hal memperbanyak konsumen baru di 2002 saat acara Piala Dunia di Korea – Jepang. Kacang Garuda mulai mengedukasi tentang mengonsumsi kacang sambil menonton bola. Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Kacang Garuda, juga intensif mengampanyekan tagline ‘Jangan Nonton Bola Tanpa Kacang Garuda’ baik di TVC maupun aktivitas nonton bola bareng.

Secara tidak langsung, GarudaFood menciptakan new usage terkait cara mengonsumsi kacang. Sehingga berdampak pada market size kacang secara keseluruhan. Masyarakat Indonesia yang gemar menonton pertandingan sepakbola di TV secara berkelompok, merupakan target potensial yang dibidik oleh Kacang Garuda,” ujar Hardianto. Setelah itu, terbentuklah top of mind di masyarakat bahwa Kacang Garuda merupakan makanan ringan yang paling pas dikonsumsi saat menonton sepakbola bersama teman-teman.

Setelah sukses dengan kampanye ini, Kacang Garuda menciptakan tagline ‘Jangan Ngopi Tanpa Kacang Garuda’ pada awal 2011 dengan pemilihan brand ambassador yang kriterianya pas dengan karakteristik brand Kacang Garuda. “Kampanye ini kami ciptakan setelah melalui riset pemasaran kepada masyarakat terlebih dahulu,” kata Hardianto lagi.

Kacang Garuda juga menciptakan inovasi produk baru yang inovatif seperti Kacang Kulit Rasa dan Kacang Biga, yakni kacang yang mempunyai isi tiga buah bulir. Kacang Biga saat ini dihasilkan melalui riset selama hampir tiga tahun. Untuk Kacang Biga, Kacang Garuda menjadi first mover di kategori kacang kulit biji tiga dan masuk kategori premium. Tidak hanya menjadi first mover di Kacang Biga, Kacang Garuda juga menjadi first mover dengan terobosan barunya, meluncurkan Kacang kulit rasa (bawang dan keju). Tidak hanya di kategori kacang kulit, namun Kacang Garuda juga melakukan inovasi dengan variasi kacang salut (kacang atom, kacang telur).

Terobosan Kacang Garuda lain adalah inovasi di packaging dengan menciptakan added value bagi konsumen. Berdasarkan hasil rist, konsumen pada umumnya tidak langsung habis saat mengonsumsi Kacang Garuda. Oleh karena itu, tim Kacang Garuda melakukan inovasi dengan membuat kemasan yang dilengkapi dengan zipper sehingga konsumen tetap dapat mengonsumsi kacang garing yang renyah,apabila tidak langsung habis saat dikonsumsi.

Untuk lebih meningkatkan brand awareness ke masyarakat, setiap tahun, Kacang Garuda mengalokasikan budget promosi 6% dari total penjualan untuk pemasangan iklan di media cetak dan elektronik maupun brand activation Kacang Garuda,” kata Hardianto. (Acha)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)