Google+ Raup 10 Juta Pengguna

Pesaing Facebook, Google+ berhasil mengumpulkan 10 juta pengguna dalam kurun dua minggu. Meskipun kurang dari 1% jumlah Facebook yang berkisar 750 juta pengguna di seluruh dunia, nominal Google itu cukup mengagumkan mengingat Google belum membuka fitur itu sepenuhnya ke publik. Situs itu masih dalam lingkup uji coba 'terbatas'.

Perkembangan Google+ sangat mengagumkan,” ujar CEO Google, Larry Page. “Sekitar 10 juta orang sudah bergabung. Ini adalah prestasi yang menakjubkan bagi tim yang sudah melakukan banyak aktivitas.” Page juga mengklaim lebih dari satu miliar item dipublikasikan pengguna di jejaring sosial itu. Tombol '+1' yang berarti merekomendasikan hasil pencarian ke teman, sudah diklik 2,3 juta kali per hari. Google+ merepresentasikan bagian dari visi CEO dalam memimpin perusahaan yang sudah berdiri selama 13 tahun itu.

Meskipun posisi Google tampak 'matang' karena menjadi raja dalam mesin pencarian internet, Page memilih untuk memperlakukan perusahaan sebagai startup, dengan meningkatkan perekrutan karyawan serta memulai beberapa rencana baru. “Hari ini, saya melihat lebih banyak kesempatan bagi Google. Kita berada di posisi awal untuk melakukan apa yang kita mau. Kita hanya meraih 1% dari kemungkinan yang ada. Google baru saja mulai,” tegas Larry Page.

Karena itu, Google terus-terusan merekrut pekerja pada kuartal kedua, bahkan hingga 2.500 pegawai dengan 450 diantaranya berasal dari akuisisi perusahaan data penerbangan ITA. Perusahaan juga menggelontorkan US$ 900 juta untuk pengembangan infrastruktur data. Google mengklaim tindakan itu untuk memperlebar jarak perusahaan dengan para pesaing yang tertinggal di belakang.

Kuartal lalu juga menjadi masa yang cukup sibuk bagi Google. Selain mengembangkan Google+, perusahaan juga mulai menjual Chromebook dan aplikasi musik untuk bersaing iTunes milik Apple ataupun Cloud Drive dari Amazon. Google juga memperkenalkan Google Wallet yang memungkinkan pengguna membayar produk hanya dengan menunjukkan smartphone mereka. Terakhir, Google memperkenalkan Google Offers untuk bersaing dengan Groupon.

Di sisi lain, Google juga menutup bebeberapa produk yang dirasa kurang menguntungkan seperti Google Health dan PowerMeter. “Fokus kami saat ini adalah mendapatkan lebih banyak kayu dengan sedikit anak panah. Saya sangat senang dengan kemajuan yang kami peroleh,” kata Larry Page lagi.

Google juga melaporkan laba dan penjualan perusahaan. Laba besih kuartal kedua Google naik 36% dibandingkan tahun lalu menjadi US$ 2,5 miliar. Hasil itu termasuk satu kali pembiayaan total US$ 1,06 per saham. Tanpa biaya, Google memperoleh US$ 8,74 per saham. Penignkatan profit terkait iklan di Google. Penjualan produk perusahaan meningkat 32% menjadi US$ 9 miliar.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)