Heboh Skandal Libor, Chairman Barclays Pilih Mundur

Chairman Barclays Plc., Marcus Agius, menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (2/7) menyusul terungkapnya skandal pengaturan suku bunga Libor. Pria yang sudah bekerja di Barclays selama 5,5 tahun itu mengundurkan diri saat tengah bersiap menghadapi sejumlah pertanyaan oleh beberapa anggota parlemen Inggris terkait skandal yang menyebabkan bank terbesar di negara itu dijatuhi denda sebesar US$ 453 juta. Denda tersebut dijatuhkan pada pekan lalu terkait skandal manipulasi pengaturan suku bunga pinjaman antar bank.

Libor yang merupakan singkatan dari London Inter Bank Offered Rate adalah tingkat suku bunga rata-rata yang dikenakan perbankan ketika mereka meminjamkan dananya kepada bank lain. Selanjutnya, tingkat suku bunga rata-rata tersebut akan menjadi rate ketika mereka memberikan pinjaman kepada konsumen dan bisnis.

"Peristiwa minggu lalu telah memberikan pukulan menghancurkan reputasi Barclays. Saya harus bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Agius dalam sebuah pernyataannya.

Barclays telah mengakui bahwa beberapa pedagang mencoba untuk memanipulasi setting Libor, yang digunakan di seluruh dunia sebagai patokan untuk menentukan harga di sekitar US$ 350 triliun derivatif dan produk keuangan lainnya.

Skandal itu mengancam untuk menarik lebih banyak bank dan berpotensi juga melibatkan regulator dan otoritas. "Saya benar-benar menyesal bahwa pelanggan kami, klien, karyawan, dan pemegang saham telah dikecewakan," kata Agius. (CNBC/Lila Intana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)