HP Berambisi Bikin Lisensi WebOS

Hewlett-Packard Co (HP), produsen personal computer (PC) terbesar di dunia, mengaku sedang berdiskusi dengan beberapa 'petinggi' untuk melisensi perangkat lunak mobile WebOS milik HP. WebOS tersebut semakin mengetatkan persaingan dunia sistem operasi seluler.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh CEO Hewlett-Packard, Leo Apotheker saat melakukan jumpa pers di Beijing. “Kami sedang berdiskusi dengan sejumlah perusahaan. Saya dapat menginformasikan kepada kalian bahwa jumlah perusahaan tersebut sangatlah menarik. Kami akan melanjutkan diskusi tersebut.”

WebOS itu akan memberikan pilihan lebih banyak kepada produsen perangkat seluler atas sistem operasi smartphone yang akan mereka gunakan. Sebelumnya, 'prajurit' di dunia sistem operasi mobile yang populer diantaranya Andorid dari Google Inc, Windows milik Microsoft Corp serta iOS dari Apple. Bagi HP yang telah memotong proyeksi pendapatan mereka hingga US$ 1 miliar pada bulanb lalu, keberadaan lisensi sistem operasi mobile itu akan membantu mereka meningkatkan penjualan software dikala penjualan PC menurun.

Realitas yang ada adalah Google dan Apple mengendalikan pasar ini dan konsumen mendukung hal tersebut dengan menggelontorkan uang mereka,” ujar Shaw Wu, analis Sterne Agee& Leach Inc. “Masalah bagi HP adalah bagaimana mereka membuat lisensi tanpa berkompetisi dengan keberadaan produk mereka sendiri?”

Hewlett-Packard yang memproduksi dan menjual smartphone dan tablet memanfaatkan sistem operasi WebOS tersebut mengalami peningkatan nilai saham 1,3% menjadi US$35,55 di bursa New York. Meskipun begitu, Apotheker menolak berikan informasi batas waktu perusahaan memilih mitra untuk WebOS. “Tidak ada tekanan untuk melakukan itu (batas waktu).”

Samsung Electronics Co dikabarkan menggunakan WebOS untuk smartphone mereka. Namun, lagi-lagi, Apotheker menaolak untuk berkomentar. Begitu pula dengan juru bicara Samsung, Jason Kim. Kerja sama dengan Hewlett-Packard memungkinkan Samsung, yang menggunakan Android untuk komputer tablet Galaxy Tab, melakukan kustomisasi perangkat. Apalagi, Google sempat mengindikasikan untuk melakukan pembatasan modifikasi Android bagi produsen smartphone. Meskipun begitu, Samsung menolak untuk dianggap berpaling. “Samsung akan tersu melanjutkan kerja sama dengan Google untuk memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen,” ujar Jason Kim.

Hewlett-Packard membuka kesempatan untuk melakukan lisensi terhadap sistem operasi mereka jika pihak ketiga menawarkan pengembangan desain, ujar Jon Rubinstein, eksekutif yang bertanggung jawab atas pengembangan WebOS. Apotheker yang menegaskan kepada pegawai HP bahwa perusahaan akan menghadapi 'masa sulit' di periode Juli, mengatakan bahwa HP berencana untuk memperluas keberadaan WebOS di lebih dari 100 juta produk per tahun.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)