IDC: Pasar Smartphone Naik 68% di 2012

Pengapalan ponsel di Indonesia pada kuartal ketiga 2011 melebihi 12 juta dan ponsel dual SIM tumbuh dengan pesat. Angka yang cukup menggembirakan mengingat kuartal kedua, pengapalan ponsel hanya sebanyak 10 juta.

 

Selain itu, dengan diperkenalkannya smartphone Android berharga murah, di bawah Rp 1,2 juta di 2012, oleh produsen, Samsung misalnya, IDC memperkirakan pasar smartphone Indonesia naik 68% di 2012.

 

Kunci dari pertumbuhan tersebut adalah pengapalan ponsel low-end dalam jumlah besar-besaran, khususnya saat libur Idul Fitri. Inilah saat masyarakat 'rela' menggelontorkan banyak uang untuk gadget. “Selain itu, perbaikan secara terus menerus dalam lingkup jalur distribusi di luar Jakarta dan pulau Jawa memberikan kesempatan yang lebih baik bagi vendor untuk memenuhi target melalui penjualan handset berharga rendah,” kata analis pasar telekomunikasi di IDC Indonesia, Fajar Hidayat.

 

Operator telekomunikasi pun turut kecipratan untung. IDC mengamati bahwa akhir-akhir ini, pelaku telekomunikasi tengah melakukan perang harga dengan cara menawarkan tarif promosi serendah mungkin serta bundling kartu SIM dengan bonus akses data. Langkah ini mendorong konsumen untuk melakukan pembelian ulang, bahkan 'membujuk' konsumen untuk membeli ponsel sekunder. Vendor ponsel, di sisi lain, menyediakan ponsel low-end dengan tampilan menarik seperti keyboard QWERTY, layar sentuh dan TV analog untuk menarik pengguna baru.

 

Di kuartal ketiga, feature phones (ponsel tanpa sistem operasi) meningkat 30% dan merepresentasikan 89% total pengapalan ponsel di Indonesia. Pertumbuhan yang tinggi dari ponsel jenis ini merefleksikan popularitas handset dual-SIM. Ini turut pula disebabkan para vendor yang gencar berpromosi dan melakukan persiapan yang cermat untuk Idul Fitri. Smartphone, di sisi lain, mempertahankan tren pertumbuhan yang positif yaitu 5% (kuartal per kuartal) dan berkontribusi 11% dari total pengapalan ponsel. “Meskipun terobosan dibuat oleh vendor lokal, penjualan smartphone di Indonesia masih dipimpin oleh merek-merek internasional,” kata Hidayat lagi.

 

Bagi feature phones, vendor terbesar adalah Nokia, Cross dan Nexian. Untuk ranah smartphone, produsen terpopuler adalah Research In Motion (RIM), Samsung dan HTC. RIM mempertahankan posisi yang kuat di Indonesia dengan meluncurkan tiga model BlackBerry baru yaitu 9900 Bold Touch, 9360 Curve dan 9810 Torch. Samsung memperkenalkan Galaxy Fit dan Galaxy Y.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)