Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kerja Sama di Sektor Pertanian

Industri pertanian menempati posisi paling vital dalam siklus bilateral Indonesia  dengan Selandia Baru. Produk pertanian yang dihasilkan melalui hubungan perdagangan kedua negara telah mencapai sekitar 6.5 triliun rupiah pada 2011. Angka ini merupakan setengahnya dari keseluruhan nilai perdagangan bilateral tersebut. Dalam hal ini tercipta suatu proses mutualisme, yakni Indonesia merupakan negara sumber produk pertanian terbesar ketiga untuk Selandia Baru, sementara Selandia Baru merupakan negara sumber produk pertanian kesebelas untuk Indonesia.

“Teknologi pertanian dan hortikultura dari Selandia Baru merupakan yang terdepan di dunia, dan dalam hal ini Selandia Baru telah bekerja sama dengan Indonesia untuk keuntungan kedua belah pihak,” ujar Menteri Industri Primer Selandia Baru, David Carter.

Sebagai negara maju, Selandia Baru tak henti-hentinya menciptakan berbagai inovasi demi memperlancar aktivitas perdagangan internasionalnya ini. Inovasi terbaru seperti pagar listrik, pengiriman dengan kapal yang dilengkapi ruang pendingin, dan alat pemerah berputar telah berhasil mentransformasikan industri pertanian secara global. Selandia Baru juga terkenal dengan produk makanan sehatnya, serta ahli dalam pengaplikasian metode penyimpanan hasil panen segar (cool chain management).

Pada pekan ini David Carter akan melakukan kunjungan kembali ke Indonesia untuk menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama dalam Industri Pertanian. Dalam nota tersebut akan dibahas mengenai program peningkatan kapasitas industri pengolahan susu di Indonesia, program bantuan ekspor produk hortikultura ke Selandia Baru, program studi banding dari Indonesia untuk mempelajari sektor industri penghasil daging sapi, serta produk olahan susu di Selandia Baru.

Kesepakatan tersebut diharapkan akan berdampak positif bagi pengembangan sektor terkait di Indonesia. Sebagai contoh, Indonesia dapat segera mewujudkan peningkatan kapasitas karantina serta program beasiswa bagi warga Indonesia untuk belajar di Selandia Baru.

“Pemerintah dan pelaku industri di kedua negara harus bergandeng tangan memastikan kerjasama yang terjalin agar dapat terus meningkatkan kapasitas sektor pertanian Indonesia, serta mendorong pertumbuhan dan terbukanya perdagangan yang akan memberikan kontribusi bagi pengembangan industri pertanian di kedua negara kita," ungkap Menteri Carter.

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)