Industri Kreatif dan Keuangan Inklusif Jadi Fokus IBEX 2012

Indonesia Banking Expo (IBEX) 2012, yang akan diadakan pada 27 Juni hingga 1 Juli 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) oleh Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), akan fokus pada tema peran perbankan dan pemberdayaan industri kreatif dan keuangan inklusif.

Industri kreatif menjadi fokus utama penyelenggaraan IBEX tahun ini karena pihak perbankan melihat potensi yang besar industri kreatif di Indonesia ke depannya. Hal tersebut dinyatakan oleh Sigit Pramono, Ketua Umum Perbanas, dalam konferensi pers tentang penyelenggaraan IBEX 2012 di JCC, pada Selasa (26/6).

Lebih lanjut Sigit mengatakan bahwa industri kreatif, secara jangka panjang, layak dan berpotensi untuk dikembangkan. “Perbankan harus menggarap sektor ini dan ke depannya regulator juga diharapkan mendukung industri kreatif,” ujar Sigit. Ia mengatakan bahwa industri kreatif terdiri dari bisnis yang tidak tergantung dengan sumber daya yang terbatas, berbeda dengan industri tradisional yang bergantung pada sumber daya alam.

Selain itu, Sigit juga menyatakan bahwa penyelenggaraan IBEX 2012 yang salah satu temanya fokus pada industri kreatif ini merupakan upaya pihak perbankan untuk mengerti model bisnis di industri kreatif agar ke depannya pihak perbankan dapat mengerti dan akhirnya bisa membuat produk kredit bagi sektor industri ini. Dalam acara yang diselenggarakan sepekan ini, terdapat beragam topik seminar, workshop, dan pelatihan yang disebut pihak penyelenggara sebagai sarana untuk mengembangkan wawasan dan transfer know how bagi praktisi dan pemerhati perbankan Indonesia, serta industri kreatif. “Diharapkan hal tersebut dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing perbankan nasional Indonesia maupun pelaku industri kreatif Indonesia,” tulis penyelenggara acara dalam keterangan pers tertulisnya.

Terkait tema utama lainnya, keuangan inklusif, pada acara ini juga akan diadakan konferensi internasional (tingkat ASEAN) mengenai keuangan inklusif. Pada konferensi ini akan hadir peserta dari 15 negara, baik dari kalangan pemerintahan, asosiasi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, pada Pekan Kegiatan Financial Inclusion ini juga akan dilakukan pencanangan Hari Rajin Menabung, Olimpiade Perbankan 2012, dan funbike perlindungan konsumen.

Dijelaskan Sigit, IBEX merupakan kegiatan tahunan yang telah dilakukan 8 kali. Pada enam penyelenggaraan pertama, lanjut Sigit, penyelenggaraan IBEX difokuskan pada kegiatan pameran dan konferensi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) karena perbankan saat itu tengah gencar belanja TIK. “Tahun lalu kita ubah sedikit formatnya, di mana sebelumnya kegiatan ini dilakukan dengan prinsip dari, oleh, untuk perbankan, menjadi melibatkan para pemangku kepentingan seperti nasabah bank, debitur, dan masyarakat luas untuk melakukan edukasi tentang perbankan,” jelasnya. (EVA)

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)