Janji Kim untuk Bank Dunia

Kandidat Amerika untuk pemimpin Bank Dunia, Jim Yong Kim, mendeskripsikan dirinya sebagai pendengar yang baik tanpa pendekatan ideologi. Ia yakin pengalamannya sebagai presiden Dartmouth College mampu menjaga model keuangan pemberi pinjaman tersebut.

“Apabila saya terpilih, saya akan bawa kepemimpinan baru ke dalam institusi besar ini,” tutur pria kelahiran Korea tersebut. Hal ini disampaikannya kepada dewan direksi Bank Dunia dalam sambutannya untuk mempersiapkan wawancara kerja yang dirilis Departemen Keuangan di Washington.

"Anda akan mendapati saya ditanyai tentang status-quo dan saya tidak takut menantang ortodoksi saat ini," tandasnya.

Sebelumnya Kim telah mencari dukungan dari pejabat-pejabat di Ethiopia dan Meksiko. Dokter yang pernah menjabat sebagai penasehat Badan Kesehatan Dunia (WHO) ini bahkan berhasil memperoleh dukungan dari berbagai negara termasuk Kanada dan Jepang.

Pengalamannya di Dartmouth Colloege membuat Kim percaya diri bahwa ia adalah orang yang tepat untuk mengembangkan peran Bank Dunia sebagai lembaga ilmu pengetahuan. Selain itu pengalamannya sebagai dokter dan antropolog menjadikannya yakin mampu berkomitmen untuk bekerja dengan orientasi hasil dan berdasarkan bukti.

Pria yang pernah mengajar di Harvard Medical School ini menjanjikan dirinya sebagai 'jembatan' antara beragam konstituen dan animo yang berbeda hingga terbentuk kesepakatan antara 187 negara di bawah Bank Dunia.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa presiden Bank Dunia selalu dipilih oleh Amerika sebagai pemegang saham terbesar. Tradisi ini mendapat tantangan dari negara-negara berkembang. Tak heran, kali ini Nigeria turut ambil bagian dengan mendelegasikan Menteri Keuangannya, Ngozi Okonjo-Iweala. Profesor Columbia University, Jose Antonio Ocampo pun ikut memperebutkan kursi presiden Bank Dunia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)