JFW 2013 Antarkan Desainer ke Industri Mode

Perhelatan mode terbesar di Indonesia, Jakarta Fashion Week (JFW) akan kembali digelar. Sejak diselenggarakan empat tahun lalu, JFW selalu menjadi acuan tren industri mode Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, JFW 2013 akan digelar di Plaza Senayan. Femina Group sebagai penyelenggara pun akan lebih fokus pada pengembangan industri mode.

Dari tahun ke tahun, JFW selalu menjadi kiblat mode Indonesia. Selain itu ajang bergengsi dunia fashion nasional ini telah menggelontorkan desainer berbakat ke industri mode. Sebut saja Dian Pelangi yang sukses memimpin industri mode busana muslim. Tex Saverio pun karirnya melejit setelah partisipasinya dalam JFW tahun lalu. Ia bahkan disebut-sebut sebagai Alexander McQueen-nya Indonesia. Puncaknya, salah satu busana rancangan desainer muda ini dikenakan Lady Gaga dalam sesi pemotretan majalah mode internasional, Bazaar.

"Desain mereka bagus-bagus. Setiap show selalu dapat apresiasi. Giliran dapat pesanan dari luar negeri, mereka nggak bisa, karena belum ada stok. Itukan memprihatinkan sekali," kata Baslir Djamal, Commerce Director Femina Group.

JFW 2013 yang digelar 3 hingga 9 November 2012 nampaknya akan lebih agresif memasukkan tren mode ke dalam industri. "Indonesia punya banyak sekali desainer. Tapi tidak semuanya bisa masuk ke industri mode. Padahal indsutri mode ini kontribusinya paling besar lho untuk ekspor dan menciptakan lapangan kerja," tandas Baslir dalam konferensi pers Senin 3 Juli 2012. Menurut Baslir, kebanyakan desainer Indonesia berangkat dari gemerlap dunia keartisan. Namun untuk melangkah ke industri bisnis, mereka belum mampu. "Jangankan bikin butik, buka LC (Letter of Credit) saja banyak yang tidak bisa," tandas Baslir.

Berangkat dari keresahan tersebut, JFW 2013 menggandeng Matahari Department Store untuk mengedukasi seniman mode untuk memasuki dunia bisnis. Central Saint Martins, salah satu sekolah seni di London pun akan berpartisipasi dalam misi tersebut. Sekolah yang melejitkan nama Alexander McQueen ini akan berbagi tentang bagaimana memulai bisnis mode hingga membuat harga yang pantas untuk hasil karya para desainer.

"Tapi untuk JFW ini kami belum sampai ke penjualan. Biar mereka (masyarakat mode luar negeri) melirik dulu karya kita," kata Baslir. Meski perhelatan hanya berlangsung selama satu minggu, Baslir mengaku kerja para desainer sebetulnya belum usai. Setelah itu mereka akan menghadapi tantangan industri mode yang sebenarnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)