Kerja Sama BCA-UI untuk Dunia Akademisi

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan kemajuan dunia pendidikan. Kali ini bank papan atas itu bekerja sama dengan Universitas Indonesia menggelar acara Master Journey in Management (MJM). Bagi BCA, kemitraan MJM ini yang pertama kalinya, sedangkan program MJM sendiri telah digelar yang ke-4 kali.

MJM adalah acara tahunan yang diselenggarakan FE UI tahun 2008. , untuk ilmu manajemen dari para akademisi agar dapat diterapkan secara nyata dalam praktek bisnis ajang pemersatu antara dunia pendidikan dunia bisnis.

Kompetisi MJM dimulai dari tanggal 21 Februari hingga 7 Juli 2011 melalui beberapa proses. Mula-mula pendaftaran, seleksi peserta, tahap penulisan hingga final kompetisi berlangsung sangat ketat dan menciptakan berbagai pemikiran yang brilian. Nah, buah pemikiran brilian itu didedikasikan untuk BCA sebagaisponsor utama, mendapat tempat istimewa dalam .

Sebelum peserta MJM berkompetisi, mereka dibekali dengan briefing tentang produk paling populer saat ini dari BCA, yaitu Flazz. Mengapa topik fitur Flazz yang diangkat? Sebab, Flazz sebagai smart card dapat mendorong masyarakat Indonesia untuk memasuki era less cash society di masa depan.

Dengan less cash society, kita tidak perlu lagi menggunakan uang tunai untuk transaksi. Jadi, cukup memakai kartu Flazz. Dibandingkan kartu kredit dan debit sebagai alat pembayaran elektronik, kartu Flazz memiliki banyak keunggulan. Contoh, kartu ini dapat digunakan untuk pembayaran dengan pecahan nominal kecil, untuk bayar parkir, pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina, bisa di-top upmaksimal Rp 1 juta, dan memiliki ribuan jaringan merchant di seluruh Indonesia.

BCA sengaja memilih Flazz sebagai bahan lomba penulisan MJM , karena Flazz sendiri ingin menyasar usia muda, khususnya kalangan mahasiswa. “Mahasiswa calon potensial nasabah BCA yang loyal target kami bekerja sama dengan UI mendukung akademisi dalam pembuatan tulisan laporan yang inovatif," kata Ina Suwandi, General Manager BCA.

Dari sekian banyak peserta dan terpilih 6 finalis MJM, mereka dituntut untuk memberikan analisa laporan penulisan serta strategi kreatif apa yang digunakan untuk inovasi Kartu Flazz ke depan. Bagaimana hasilnya? Setelah melakukan penjurian yang mendalam, akhirnya ditetapkan bahwa peserta dari MM UGM (Aryo Fajar Syaifulloh, Anggi Mayang Sari dan Prisca Octavia Indrawati) terpilih sebagai jawara pertama MJM ke-4 dengan big idea yang dipresentasikan: menciptakan Point of Flazz (POF) dan tema campaign kreatf "FLAZZ-ure".

"Kami bertiga sangat excited dengan hasil yang menggembirakan ini dan pastinya puas dengan dengan persiapan sebulan saja. Awalnya kami mendapatkan big idea adalah ketika kami sedang berada di food court. Nah, ketika ingin membayar harus menukar voucher dulu, dari situ muncul ide dan solusi bahwa kasir itu yang kami namakan Point of Flazz (POF),” jelas Aryo, wakil dari pemenang MM UGM. Lalu, bermunculan ide-ide berikutnya untuk menamakan tema campaign kartu Flazz: Flazz-ure (kepuasan). Pesan kampanye ini adalah tidak sekadar jual kartu, tapi juga memberikan customer value untuk masyarakat.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)