Kolaborasi 3 Perusahaan Garap Bisnis Kargo di Ja-Bar

Lion Air menggandeng Virtual Air Services (VAS) dan RPX Warehouse untuk meluncurkan Road Feeder Service (RFS), yaitu layanan pengiriman barang dari Bandung ke semua tujuan penerbangan Lion Air dengan Jakarta sebagai transit station. RFS sebagai strategi dalam menyikapi business opportunity untuk kargo di Bandung dioperasikan secara terjadwal dalam dua flight per hari dari Bandung ke Bandara Soekarno Hatta.

Dalam pelaksanaan layanan RFS, dioperasikan dua jenis truck. Pertama, truck double dengan kapasitas 4 ton per trip. Kedua, satu jenis Wing Truck dengan max capacity 15 ton per trip yang diterapkan sebagai virtual flight menggunakan dedicated flight number JT 8888 dan JT 8880 sebagai connecting flight BDO dan CGK dengan tujuan mempermudah pengusaha di Jawa Barat (Ja-Bar) yang menggunakan pengiriman barang melalui Lion Air agar dapat mendistribusikan barang-barangnya dengan hemat waktu, biaya, on time dan terjamin aman.

Mengapa RFS membidik pasar yang berbasis di Bandung? Salah satu pertimbangannya, kata Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air, Ja-Bar mempunyai market yang cukup signifikan dengan karakteristik seperti garment, footwear (sepatu dan sandal), kerajinan kulit, handycraft, telekomunikasi, beberapa niche market distro dan unique live animal (Ayam Pelung). Namun, selama ini peluang pasar itu belum dapat digarap secara optimal oleh Lion Air.

Edward menjelaskan, kinerja perekonomian Ja-Bar tahun 2010 meningkat dibandingkan tahun 2009. Ini tercermin dari laju pertumbuhan ekonomi daerah itu 6,09% tahun 2010 dibanding tahun 2009 hanya 4,29%. Lion Air sebagai penyedia jasa pengiriman barang melalui udara, menyambut gembira kolaborasi ini. Dengan diperluasnya layanan pendistribusian barang dari dan ke Ja-Bar, maka dapat membantu dan memudahkan pengusaha lokal dalam pendistribusian barang-barang mereka ke Jakarta dan tujuan-tujuan lainnya.

Anthony See, Director Regional Business Development - Virtual Air Services (VAS) men ambahkan, tahun ini, pangsa pasar layanan pendistribusian barang di Ja-Bar mencapai 40-60% untuk barang-barang seperti barang telekomunikasi, tekstil dan produk tekstil (TPT), distro, dan lain sebagainya. Fasilitas ini dapat membantu pengusaha di Ja-Bar agar tidak lagi mengatur pengiriman barangnya sendiri ke Jakarta.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)