Komunitas Caring Colour Bikin Loyalitas Terpelihara

Caring Colour, bedak yang diproduksi oleh PT Martina Berto untuk wanita muda profesional, memiliki trik tersendiri untuk meraih loyalitas konsumen yang termasuk pasar menengah ke atas. Tidak hanya memperkenalkan bedak sesuai warna dan jenis kulit, Caring Colour ciptakan komunitas untuk menjaga 'kebahagiaan konsumen'.


Samuel Pranata, Direktur Pemasaran PT Martina Bento, mengatakan bahwa perusahaan berusaha menjunjung kepuasan konsumen dengan cara memahami keinginan masyarakat secara terperinci. “Kami melakukan rutin riset seperti blind test untuk mengetahui apa saja yang disukai konsumen. Biasanya, kami juga melakukan membandingkan Caring Colour dengan merek lain melalui blind test.


Untuk memenuhi kepuasan konsumen, perusahaan memperkenalkan produk yang memberi keuntungan sesuai fungsinya. Sebagai contoh, selain mendapatkan produk yang dibutuhkan kulit dan tubuh, konsumen juga memanfaatkan Caring Colour untuk menunjang karir dan kerja. Wajar, mengingat sasaran psar Caring Colour adalah wanita muda profesional.


Wanita karir tersebut memakai produk dan membutuhkan wadah untuk saling berbagi, termasuk soal pekerjaan. Disinilah kami hadir dengan menyediakan komunitas,” kata Samuel lagi. Nama komunitas itu adalah Caring Profesional Club. Perusahaan juga memanfaatkan lembaga penelitian independen untuk mengukur kesadaran masyarakat terhadap produk, loyalitas konsumen, market share dan lainnya.


Jika produk rusak ataupun konsumen mengeluh, kami akan segera mengecek ke bagian quality control. Setiap keluhan memiliki bentuk penanganan masing-masing. Jika masalah terjadi pada kulit konsumen, perusahan akan memberikan rujukan ke dokter kulit,” kata Samuel. Meskipun begitu, Samuel mengklaim produk mereka aman karena melewati tes-tes yang detil ke konsumen.


Karena bedak merupakan produk 'sensitif' karena bersentuhan langsung dengan kulit serta berdampak besar terhadap penelitian, Samuel mengaku perusahaan berhati-hati dalam mengembangkan produk agar tetap berkualitas. Tentang kinerja penjualan, Samuel mengatakan sejak 2009 penjualan Caring Colour sudah meningkat. “Peningkatan penjualan seluruh produk Caring Colour pada 2009 ke 2010 sekitar 15%. Untuk kategori bedak, Caring Colour menyumbang hampir 70% penjualan total,” ujarnya. (Acha)

--

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)