Krisis Hon Hai Terbesar Sepanjang Sejarah | SWA.co.id

Krisis Hon Hai Terbesar Sepanjang Sejarah

Hon Hai Precision Industry Co, pemilik beberapa pabrik elektronik terbesar di dunia, membuat saham unit Foxconn Technology Group lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Peristiwa mencengangkan ini diakibatkan ledakan yang terjadi di Chengdu, Cina, dan menewaskan tiga pekerja.

Saham Hon Hai turun sekitar 5,2% menjadi NT$97,70, angka terendah sepanjang sejarah sejak Agustus 2009, sementara itu produsen pelapis perangkat yang terbuat dari logam, Foxconn Technology Co menurun sekitar 4,5% di perdagangan saham Taipei. Di Hong Kong, unit pabrik handset Foxconn International Holdings Ltd jatuh sekitar 5,7%.

Perusahaan yang memproduksi perangkat Apple seperti iPhone dan iPad ini mengatakan perangkat kecil mudah terbakar menciptakan api pada pukul 7 malam pada 20 Mei 2011, waktu setempat. Ledakan tersebut menewaskan tiga pekerja dan melukai sedikitnya 15 karyawan. Insiden tersebut terjadi setahun setelah rentetan bunuh diri di pabrik utama Foxconn yang berbasis di Shenzhen.

“Kami berharap fasilitas Hon Hai di Shenzhen dapat menutupi kekurangan produksi di Chengdu dengan cepat,” ujar Kirk Yang, analis di Barclays Capital, Hong Kong. “Kami melihat adanya kegagalan harga saham yang terjadi pada waktu yang masuk akal.”

Foxconn saat ini tengah bekerja sama dengan pejabat pemerintah setempat untuk menyelidiki penyebab ledakan.  “Semua operasionalisasi kerja pabrik terkena dampak meskipun produksi di pabrik lain masih menjalankan fungsi mereka masing-masing sejalan dengan proses penyelidikan,” ujar pihak Foxconn.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)