Kuartal I 2011 Mobil Mulai Melirik Iklan Televisi

Belanja iklan di Indonesia pada kuartal 1 2011 meningkat 20% menjadi Rp 15,68 triliun dibanding periode yang sama 2010 senilai Rp 13,04 triliun. Demikian paparan yang disampaikan Tri Susanti Simangun-song, Senior Manager Media Client Services Nielsen.

Nilai Rp 15,68 triliun itu merupakan hasil monitor Nielsen terhadap 24 stasiun TV, 95 koran dan 163 majalah dan tabloid ini merupakan angka dross rate card tanpa memperhitungkan diskon, promo, paket bundling atau lainnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, TV mendapat jatah terbanyak dengan penguasaan hampir Rp 10 triliun, disusul koran hampir Rp 6 triliun dan majalah/tabloid tidak sampai Rp 1 triliun. Televisi mengalami pertumbuhan tertinggi, yakni 21% dibanding kuartal I 2010. Pertumbuhan koran stabil selama 2 tahun ini, yaitu 20% dan tabloid/majalah 10%.

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, telekomunikasi menjadi pengiklan terbesar di media yang merogoh kocek lebih sekitar Rp 1,21 triliun , turun 7% dibanding kuartal I 2010 (Rp 1.3 triliun). Di bawah telekomunikasi adalah iklan korporat dan social service serta sepepda motor. Mereka mengeluarkan Rp 595 miliar dan Rp 580 miliar untuk iklan. Sampai urutan ke 6 kocek yang dirogoh masih dikisaran Rp 500-an miliar. Sementara itu, iklan susu pertumbuhan mengalami peningkatan terbesar hampir 2 kali lipat dari Rp 251 miliar menjadi Rp 497 miliar.

Yang menarik adalah iklan mobil, mengalami pertumbuhan tertinggi nomor 2 setelah susu pertumbuhan. Nilai iklannya sebesar Rp 391 miliar, naik 82% dengan jumlah spot 60.534, menjadikan mobil masuk dalam 10 kategori pengiklan teratas pada kuartal I 2011. GDP per kapita Indonesia yang telah menembus US$ 3000 tahun lalu, membuat konsumen Indonesia mulai meng-upgrade kebutuhan dan pola belanjanya. Kiranya momentum inilah yang menjadi landasan produsen kendaraan roda empat.

Media yang paling banyak digunakan oleh ATPM mobil adalah cetak. Sebanyak 71% iklan mobil dialokasikan di koran. Media TV yang hanya 30 detik untuk satu kali spot hanya digunakan untuk meningkatkan awareness merek. Sementara, di media cetak ATPM dapat mendeskripsikan semua keunggulan mereknya secara detail.

Bila ditelaah lebih mendalam Daihatsu, Suzuki dan Toyota menjadi 3 merk teratas yang mengiklan produk di media dan peningkatannya di atas 100%. Nilai iklan Daihatsu Rp 52,9 miliar meningkat 109% dari Rp 25,3 miliar, Suzuki Rp 36,8 miliar (naik 229%) dan Toyota Rp 27,77 miliar (naik 133%).

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)