Kuasi Reorganisi Rampung, Sahid Targetkan Tumbuh 30%

 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID), mengumumkan persetujuan terhadap pelaksaanaan kuasi reorganisasi Perseroan. Dengan kuasi reorganisasi ini, Perseroan merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghapus defisit sebesar Rp 257,84 miliar melalui penilaian kembali seluruh aset dan liabilitasnya. Defisit ini merupakan saldo kerugian Perseroan akibat selisih kurs hutang dalam mata uang asing yang disebabkan dari krisis ekonomi di tahun 1997 silam.

 

Presiden Direktur PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk. Hariyadi Sukamdani mengatakan, “Alhamdulillah, kami dapat merampungkan proses kuasi reorganisasi ini tepat waktu dan telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham. Kami dapat memulai awal yang baik, dengan posisi keuangan yang menunjukkan nilai sekarang tanpa dibebani defisit.” Yang lebih penting lagi, ”Perbaikan kondisi keuangan Perseroan dapat meningkatkan minat dan daya tarik investor terhadap saham Perseroan,” ujar Hariyadi.

 

Terkait dengan performa laporan posisi keuangan Perseroan setelah dilakukan kuasi reorganisasi, terdapat peningkatan total nilai aset SHID dari Rp 636,48 miliar sebelum kuasi reorganisasi menjadi Rp 1,22 triliun setelah dilaksanakan kuasi reorganisasi. “Total nilai aset yang meningkat memberikan kepercayaan diri bagi Sahid untuk memacu bisnis ke depan,” ujar Hariyadi.

 

SHID sendiri telah berhasil menunjukkan penguatan kinerja positif dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan terkonsolidasi Perseroan per 30 Juni 2011 meningkat sebesar 27,7 persen menjadi Rp 69,2 miliar (audited) dari Rp 54,2 miliar (unaudited) di periode yang sama sebelumya. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan kamar dengan tingkat okupansi mencapai 70%, penjualan food and beverages setelah perusahaan ini menyelesaikan tahap pertama renovasi Hotel Grand Sahid Jaya di tahun 2009.

 

Dengan meningkatnya total aset, Sahid dapat bergerak lebih lincah lagi untuk mendukung ekspansi usaha di 2012. Saat ini Sahid sedang dalam proses untuk merenovasi 220 kamar dari total 670 yang ada. Selain itu, Sahid juga akan mengembangkan beberapa strategi pemasaran untuk menarik lebih banyak tamu baik perorangan maupun korporasi.“Renovasi tidak hanya kami lakukan pada fisik bangunan saja, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan kami,” kata Hariyadi, yang kemudian mengatakan bahwa melalui serangkaian aksi korporasi yang jitu, Sahid optimis untuk menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 25%- 30% dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)