LinkedIn, IPO Teknologi Terbesar Setelah Google? | SWA.co.id

LinkedIn, IPO Teknologi Terbesar Setelah Google?

Investor tampaknya 'menitikkan liur' unttuk mendapatkan saham LinkedIn Corp mengingat perusahaan teknologi mirip Facebook itu berambisi menyatukan pengguna internet yang memiliki minat sama. Apalagi, IPO LinkedIn diperkirakan melampaui penilaian Google di 2004.

Permintaan untuk menjadi bagian dari LinkedIn sangatlah tinggi saat ini karena perusahaan berusia 8 tahun itu diperkirakakan akan membuat debut di pasar saham, besok (19/5) waktu setempat, dengan nilai setidaknya US$4 miliar. Ini menjadi penawaran umum terbesar dari perusahaan teknologi AS, semenjak Google go public pada 2004, berdasarkan keterangan Renaissance Capital.

Nafsu untuk IPO LinkedIUn telah mendorong para bankir perusahaan menaikkan harga saham sekitar 30% dari US$42 menjadi US$45 per saham. Tidak mengherankan memang mengingat IPO LinkedIn akan dimulai di New York Stock Exchange dengan simbol 'LNKD'.

Jika IPO Linked In ditargetkan US$ 43,5 per saham, perusahaan akan memperoleh nilai pasar sekitar US$ 4,1 miliar, 17 kali lebih besar dari pendapatan mereka di 2010. Sebagai perbandingan, nilai pasar Gogole saat ini sekitar US$ 170 miliar, kurang dari enam kali pendapatan mereka di 2010. Selain itu, saat Google go public, nilai pasar mereka US$ 24 miliar atau 16 kali lebih tinggi dari pendapatan mereka di tahun sebelumnya.

IPO tersebut diharapkan meningkatkan pendapatan perusahaan sekitar US$ 200 juta dan menghasilkan US$ 125 juta hingga US$ 135 juta bagi pemegang saham yang sudah ada dan berniat untuk menjual saham mereka. 'Si raja untung' diperkirakan salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, yang memiliki 20% saham perusahaan dengan nilai lebih dari US$ 800 juta.

LinkedIn merupakan jejaring sosial yang fokus menghubungkan pekerja profesional di dunia maya. Situs ini menarik perhatian publik, khususnya perusahaan teknologi yang memutuskan untuk go public tahun depan. Sebut saja Twitter, produsen game online Zynga, layanan kupon online Groupon dan jejaring sosial terbesar saat ini, Facebook.

LinkedIn akan digunakan oleh berbagai perusahaan raksasa untuk menjadi alat permodelan sistem mereka,” ujar David Menlow, pendiri perusahaan riset IPO Financial. “Harga LinkedIn memang memberikan efek dramatis. Meskipun, ini hanyalah titik awal untuk penyesuaian penilaian perusahaan teknologi lain.”

Facebook saat ini menjadi perusahaan internet paling berharga dan masih menunggu waktu yang tepat untuk IPO. Facebook diperkirakan bernilai US$50 miliar terkait investasi yang digelontorkan Goldman Sachs Group Inc, yang juga pemegang saham utama LinkedIn. Jika Goldman Sachs menjual saham IPO mereka, bank tersebut akan mendapatkan keuntungan sekitar US$ 38 juta.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)