Lippo Jor-joran Rekrut Talent Papan Atas untuk MatahariMall.com

Lippo Group nampaknya sangat serius dalam membesut bisnis terbaru mereka, MatahariMall.com. Buktinya, kemarin mereka menunjuk tiga talent papan atas Indonesia untuk mengisi posisi direksi dan komisarisnya.

Hadi Wenas Hadi Wenas

Tiga di antara sekian talent unggulan yang bergabung adalah Hadi Wenas, pendiri Zalora Indonesia, Emirsyah Satar, mantan Dirut Garuda Indonesia serta Rudy Ramawi, mantan Country Director Google Indonesia.

Berdasarkan siaran pers yang diterima SWA Online, Kamis (9/4) Lippo resmi menunjuk Hadi sebagai CEO MatahariMall.com. Adapun Emir menjabat sebagai Chairman MatahariMall, selain juga ditunjuk sebagai Dewan Direksi Lippo Group. Sementara Rudy akan menjabat Vice Chairman MatahariMall sekaligus Managing Director di Lippo Ventures.

Hadi sendiri sebelumnya merupakan konsultan di McKinsey dan baru-baru ini menjabat sebagai co-CEO dari aCommerce, perusahaan yang memberikan layanan pendukung kepada perusahaan-perusahaan eCommerce di Indonesia. Sebagai salah seorang wirausahawan teknologi berpengalaman di Indonesia, Hadi juga merupakan pendiri Zalora Indonesia pada tahun 2012.

Hadi, yang meraih gelar master di Standford University dan pernah bekerja sebagai applications engineer di Oracle, dipercaya akan membawa keterampilan operasionalnya untuk membangun MatahariMall. “Kami begitu bersemangat menyambut Hadi Wenas ke dalam tim MatahariMall. Wenas memiliki visi, kepemimpinan, hasrat, dan keunggulan operasional untuk menjalankan rencana MatahariMall,” ujar John Riady, Direktur Lippo Group.

Hadi sendiri mengku bangga bisa bergabung di MatahariMall. “Saya terinspirasi pada komitmen Lippo untuk masa depan digital, serta merasa sangat terhormat dan senang atas kesempatan memimpin perusahaan ini. MatahariMall telah membentuk tim yang solid dan saya tidak sabar ingin bekerja sama dalam merealisasikan visi MatahariMall menjadi perusahaan eCommerce terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya.

John lebih lanjut memaparkan Lippo masuk ke ranah eCommerce di waktu yang tepat. “Ekosistem digital Indonesia sedang berada pada titik perubahan drastis (critical inflection point). Tahun ini, penetrasi internet akan melebihi 30%. Jumlah penjualan ritel online hanya sebesar 0.7% dari total penjualan ritel, namun diproyeksikan akan bertumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang. Ritel online sedang tumbuh pesat di luar Jakarta, dan di sanalah tempat di mana posisi terkuat Lippo,” urainya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)