Meski Ada Kekhawatiran, Peluang Investasi Masih Menjanjikan

Meskipun ada kekhawatiran baru tentang isu-isu domestik dan terorisme, prospek bisnis tahun ini masih relatif stabil dibandingkan tahun lalu.

British Chamber of Commerce Indonesia mengungkapkan hasil Indeks Kepercayaan Bisnis Kamar-Kamar Dagang Eropa atau Joint European Chambers Business Index (BCI) 2019.

BCI adalah rangkaian cuplikan ekonomi dan kinerja pemerintah yang mencerminkan kepercayaan bisnis secara keseluruhan terhadap pendapatan, jumlah pegawai, laba dan investasi mendatang.

BCI 2019 pun merupakan survei tahunan yang ke tujuh yang dirancang dan dikelola oleh BritCham, didelegasikan oleh Kamar Dagang Eropa di Indonesia (EuroCham), dan pendanaan bersama oleh Komisi Eropa.

Beberapa temuan utama dari laporan tahun ini adalah prospek bisnis yang masih relatif stabil dibandingkan dengan tahun lalu. Adapun prospek untuk perhotelan atau perjalanan serta makanan dan minuman berada dalam kondisi yang kurang positif dari tahun lalu.

Selain itu, bisnis telah berkembang cukup signifikan di wilayah Sumatera, Sulawesi, dan ada rencana ekspansi lanjutan di Bali dan Jawa Timur. Meskipun prospek untuk investasi masa depan secara keseluruhan masih cukup positif, namun ada kekhawatiran baru tentang isu-isu domestik dan terorisme.

Corine Tap, Ketua Dewan EuroCham Indonesia, menekankan bahwa BCI mewakili pandangan anggota korporat dari beberapa kamar dagang yang berpartisipasi dalam melakukan bisnis di Indonesia. Survei ini berfokus pada kerangka peraturan Indonesia khususnya yang berhubungan dengan potensi dan prospek reformasi ekonomi, iklim investasi dan rencana investasi masa depan.

“Temuan-temuan ini mewakili peluang dan tantangan berbisnis di Indonesia serta menunjukkan arah tujuan kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan pelaku industri. Dengan memperkuat kolaborasi, kami yakin bahwa hasilnya dapat membuat lebih banyak mendatangkan investasi dan ekspansi lebih lanjut dari bisnis Uni Eropa yang telah diinvestasikan di Indonesia,” imbuh Corine, di Jakarta, (9/8/2019).

Mengenai topik keadaan bisnis di Indonesia, Ketua Dewan BritCham, Ainsley Mann, mengatakan, meskipun keseluruhan proyeksi terlihat positif, beberapa sektor masih berjuang mendapatkan daya tarik yang cukup untuk memenuhi potensi mereka khususnya jika dibandingkan dengan pesaing ASEAN lainnya.

“Kami sangat terpacu oleh beberapa pengumuman kebijakan terbaru yang lebih positif dan sangat suportif, seperti langkah-langkah untuk mendorong kolaborasi yang lebih besar di sektor pendidikan vokasi dan perguruan tinggi sehingga dapat meningkatkan kemampuan para tenaga kerja,” imbuh Ainsley.

Di kesempatan yang sama, Nick Holder, Sekretaris Kehormatan Kamar Dagang Inggris di Indonesia (BritCham), pun mengatakan bahwa dengan prospek ekonomi makro dan kemajuan yang positif di Indonesia di beberapa sektor terutama di bidang infrastruktur, terdapat hasil yang cukup positif untuk memacu lebih banyak perdagangan dan minat investasi dari seluruh Eropa.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)