Microsoft Tawarkan Solusi 'Business Intelligence'

Masalah yang seringkali ditemui perusahaan-perusahaan besar terkait pemanfaatan teknologi adalah penyimpanan data berkapasitas besar dan waktu yang dibutuhkan untuk 'mengobrak-abrik' data. Karena itu, Microsoft menawarkan solusi 'Business Intelligence'. Seperti apa?

Business Intelligence merupakan platform informasi yang cloud-ready untuk membantu pelanggan memperoleh data yang diperlukan di antara 'tumpukan data' yang tersimpan di server internal, secara mudah dan cepat. Selain itu, solusi tersebut memungkinkan optimalisasi kegiatan operasional perusahan. Business Intelligence juga memungkinkan konsumen memperoleh insight (pandangan) melalui basis informasi pekerjaan mereka sehingga semua karyawan diberdayakan untuk memperoleh nilai strategis dari informasi-informasi penting.

Masalah yang sering kami dengar dari pengusaha adalah kesulitan mereka dalam mengatur data yang semakin banyak, seiring dengan pertumbuhan perusahaan. Apalagi, IT menjadi divisi paling penting karena makin banyak perusahaan yang bergantung pada kesiapan teknologi, Karena itu, mereka membutuhkan solusi yang memungkinkan data dapat dipilah-pilah dengan mudah dan diakses dengan cepat,” kata Dan Kogan, Director SQL Server HP 12A Marketing di Microsoft Ltd.

Microsoft juga bermitra dengan HP untuk membuat berbagai perlengkapan manajemen data dari layanan business intelligence sendiri hingga data warehousing tertinggi yang mampu memenuhi kebutuhan transformasi suatu organisasi. Saat ini, telah semakin banyak organisasi yang beralih ke business intelligence yang menyatukan peralatan aplikasi, infrastruktur dan produktivitas menjadi satu sistem.

Hal tersebut mampu membantu suatu organisasi mengoptimalkan kinerja karyawan dan pengambilan keputusan, di saat bersamaan juga menyederhanakan penyediaan aplikasi-aplikasi bagi informasi teknologi. Bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan fitur business intelligence, Microsoft menawarkan harga yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan. “Tapi, kami menyediakan fitur seharga US$ 2 ribu hingga US$ 3 ribu per pengguna,” kata Dan lagi.

Saat ini, aplikasi business intelligence telah menjadi kendaraan yang kian penting dalam perjalanan kita menuju cloud. Pelanggan mendapatkan fleksibilitas yang mereka butuhkan pada solusi yang memberikan hasil secara out of the box. Dan mengklaim, kedepannya, business intelligence akan semakin luas. Hal ini seharusnya menjadi bagian alami dari pekerjaan setiap orang. Di masa depan, perusahaan yang berhasil mengelola ledakan pertumbuhan data dan memperoleh manfaat terbaik dari itu akan menjadi perusahaan yang paling kompetitif.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)