Oxford – OBG Sepakat Perpanjang Kemitraan Bisnis 3 Tahun Mendatang

Oxford Business Group (OBG), sebuah perusahaan publikasi, riset dan konsultan global, menggandeng PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk penyusunan country report di Indonesia. Kerja sama ini dilakukan untuk periode tiga tahun ke depan.

Sebelumnya OBG dan PwC sudah terikat dalam kemitraan bisnis yang kini sudah memasuki tahun keempat. Tahun 2011 kolaborasi kedua perusahaan besar tersebut kembali dilakukan dalam rangka penyusunan buku panduan The Report : Indonesia 2011. PwC akan membantu tim editorial dan riset OBG untuk menghadirkan bab akuntansi, yang menyajikan analisa mendalam tentang kegiatan perekonomian dan peluang investasi di Indonesia.

PwC menyediakan beragam layanan profesional bagi sektor swasta dan pemerintahan di seluruh dunia, mencakup jasa audit dan asuransi, perpajakan, sumber daya manusia, keuangan korporasi dan pemulihan bisnis. Saat ini, PwC memiliki 757 kantor yang tersebar di 154 negara dan mempekerjakan lebih dari 161.000 pegawai.

Country Director OBG di Indonesia, Maria Merono, menyatakan PwC banyak membantu OBG terutama dalam menyajikan hasil laporan mengenai perubahan lanskap bisnis di Indonesia. “Sejak memulai kinerja di Indonesia, OBG mencatat bahwa peran penting Indonesia dalam perekonomian global dan regional terus mengalami peningkatan. Ini merupakan modal penting bagi Indonesia untuk melakukan ekspansi ekonomi dalam jangka panjang,” katanya.

Maria berpendapat, PwC memiliki jaringan organisasi yang luas, terkemuka dan akurat dalam memberikan informasi serta membawa inovasi pada analisa bisnis. Diakuinya, kerja sama ini telah memberikan nilai tambah pada buku panduan yang dipublikasikan.

Senior Partner di PwC, Irhoan Tanudiredja berharap, buku panduan terbaru dari OBG tersebut nantinya akan banyak menyoroti secara rinci tentang peningkatan peran Indonesia dalam skala global dan regional, serta memetakan langkah-langkah yang harus diambil pemerintah dan pelaku bisnis untuk meningkatkan lingkungan ramah bisnis. “Sebagai Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) 2011, Indonesia memegang posisi kunci di tingkat regional,” katanya.

Irhoan mengaku, PwC siap menyatukan informasi bersama OBG yang selama ini dikenal sebagai market leader di negara berkembang, dan membantu OBG menyusun laporan berisi informasi penting yang dibutuhkan investor dalam proses pengambilan keputusan.

Dijelaskannya, buku The Report : Indonesia 2011 akan menjadi panduan penting dalam berbagai aspek negara, termasuk makro-ekonomi, infrastruktur, lansekap politik, perbankan dan pembangunan sektoral. Panduan ini juga akan memberikan panduan secara rinci, sektor-per-sektor bagi investor asing, dan akan menghadirkan bab baru mengenai kesehatan. The Report : Indonesia 2011 akan disertai wawancara dengan tokoh-tokoh politik, ekonomi, dan bisnis. Panduan ini akan tersedia dalam bentuk cetak dan online.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)