Pasaraya Gelar Tribute to Batik

Menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh 2 Oktober nanti, Pasaraya menggelar perhelatan istemewa dengan menggelar Pasaraya Tribute to Batik. Perhelatan yang digelar 24 September-30 Oktober 2011 akan menghadirkan pameran koleksi kain dan busana batik terbaik dari berbagai tokoh dan kalangan kolektor batik seperti Sukmawati Soekarno, Etty Setiawan Djody, Nina Akbar Tanjung, Ghea Panggabean, Shinta W. Dhanuwardoyo, Nadya Mulya, Maya Sujatmiko,Miranda Gultom, Sandiaga Uno dan lain-lain. Selain itu, di pameran ini juga digelar berbagai koleksi seni batik dari berbagai daerah seperti Solo, Yogya, Lasem, Cirebon dan Pekalongan.

Menurut Medina Latief Harjani, Presdir Pasaraya, selain untuk mearayakan Hari Batik perhalatan ini juga sebagai komitmen Pasaraya yang sejalan dengan Pride of Indonesia yang tanpa henti untuk mendukung dan menghargai batik Indonesia yang bernilai seni tinggi. Apalagi sejak tahun 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kebudayaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), sehingga karya seni luhur ini semakin banyak mencuri hati masyarakat penjuru dunia. “Ini baru merupakan ajang pemanasan, dengan harapan dari perhelatan ini semakin menumbuhkan kecintaan terhadap batik tidak hanya dari kalangan kolektor saja, tetapi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Medina.

Benny Macmoed, Direktur Operasional Pasaraya, menambahkan, Pasaraya sejak awal hingga kini konsisten sebagai sentra pemasaran karya batik dan seni kerajinan tangan dalam negeri agar dapat diterima di pasar dalam dan luar negeri. Saat ini ada sekitar 250 UKM batik yang dirangkul Pasaraya, yang mana  kontribusi penjualan batik di Pasaraya sekitar 12,5% dari total omset di bawah produk fashion yang memberikan kontribusi terbesar bagi PT Pasaraya Tosersajaya.

Medina berharap berhelatan ini bisa mendorong semangat kecintaan batik dan menjadikan sebagai inspirasi kehidupan yang menampilkan berbagai program bernuansa pendidikan dan hiburan untuk berbagai kalangan masyarakat seperti demo pembuatan batik, exhibition dan pasar yang menampilkan koleksi batik istimewa dari beragam tokoh dan produsen batik, batik fashion show dan penampilan seni tari tradisional dan gamelan jawa. “Kami menjadi mitra strategis bagi para pengusaha kecil dan menengah batik dari seluruh penjuru daerah dan siap memberikan dukungan penyediaan pasar dan pembinaan usaha,” tambah Medina.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)