Pemain Lokal, Firmus Solusindo Unggulkan DMS

Meski banyak perusahaan asing yang menawarkan enterprise solution, Firmus Solusindo mengaku tetap 'pede'. Pasalnya, perusahaan asing seringkali membawa budaya yang berbeda dengan kebutuhan pasar Indonesia. Tak hanya itu, business process dan business policy Indonesia tak sama dengan luar negeri. Karena itu, Firmus unggulkan DMS (Distribution Management Solution).

 

Indonesia saat ini belum memiliki solusi bisnis yang fit-in. Apalagi, distribution industry memiliki nilai transaksi yang tinggi dengan jumah barang yang banyak dan sayangnya, belum ada aplikasi yang siap dan sesuai dengan perusahaan distribusi Indonesia,” kata Hadi Buntoro, Direktur PT Firmus Solusindo. Tak hanya itu, banyak perusahaan distribusi yang salah kaprah. Contohnya adalah aplikasi solusi accounting yang dipakai untuk distribusi. Itu meruapakan kesalahan yang sangat vital, dengan tingkat resiko yang cukup tinggi

 

Sementara itu, keunggulan yang dimiliki oleh Firmus, menurut Hadi hingga saat ini adalah berada di berbagai macam aspek. Pertama, menurut Hadi adalah teknologi. Menurutnya, teknologi yang digunakan di Firmus tidak terlalu banyak yang menggunakan di dunia. Kemudian untuk fitur, Firmus mengadopsi kebutuhan para pricipal, baik lokal maupun multinasional. Kedua hal tersebut di kombonasikan sebaik-baiknya oleh Firmus, sehingga menjadi suatu diferensiasi yang dimiliki oleh Firmus Solusindo.

 

Hadi juga menambahkan, untuk pengembangan teknologi dan fitur yang dimiliki Firmus, diperlukan tim yang mampu membangun dan mempertahankan performa yang ada. Menurutnya, saat ini banyak terjadi kesalah pahaman dalam penggunaan sistem solusi di Indonesia. Hal yang sering terjadi adalah kebanyakan dari beberapa perusahaan menganggap bahwa untuk menjalankan dan menggunanakan suatu sistem solusi, tim atau orang tersebut cukup mengerti masalah programing saja. Padahal menurut Hadi, hal itu saja tidak cukup untuk membangun suatu sistem solusi. Diperlukan pengertian yang cukup tentang sistem itu sendiri, lalu mengerti industri nya dan juga mengerti teknologi yang digunakan.

 

Ada satu hal yang unik dilakukan oleh Firmus dalam mengimplementasikan solusi-solusi di beberapa klien. Hadi menyebutkan bahwa Firmus sendiri berkolaborasi dengan vendor lain seperti Oracle, yang sudah lebih mengglobal namanya. “Kita memanfaatkan teknologi nya Oracle, kita yang gunakan di lapangan,” tambah Hadi. Menurut Hadi, hal seperti itu harus dilakukan oleh vendor-vendor solusi yang ada di Indonesia. Karena menurutnya, yang lebih mengatahui kondisi pasar di Indonesia tentunya vendor-vendor lokal, sedangkan para vendor global hampir rata-rata dari mereka masih perlu mempelajari kondisi di Indonesia, ujarnya.(Acha)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)