Penetrasi Teknologi, Intel Serahkan 50 PC ke UPI

Intel Indonesia mendonasikan 50 unit Classmate PC (CMPC) kepada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai bagian dari program Intel Teach di seluruh dunia yang berhasil merangkul 10 juta guru. Program ini dilaksanakan untuk menyebarluaskan fungsi teknologi dan internet dalam lingkup pendidikan.

 

Unit-unit komputer portabel CMPC ini akan digunakan oleh calon-calon guru untuk menerapkan kegiatan percontohan belajar-mengajar 1:1 eLearning di laboratorium UPI. Intel Teach adalah program pengembangan profesi yang menargetkan guru sekolah K-12. Program ini memfasilitasi dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para guru untuk mengintegrasikan penggunaan Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar di kelas.

 

Di bawah program Intel Teach dan naungan Intel Education Initiative, kerjasama strategis antara Intel Indonesia dan UPI ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan calon-calon guru dalam mengintegrasikan teknologi di proses belajar-mengajar. Intel Education Initiative telah dimulai di Indonesia sejak pertengahan tahun 2007, dan hingga kini sudah terdapat 57 ribu guru yang sudah mengikuti pelatihan Intel® Teach.

 

Harry K. Nugraha, Director of Strategic Business Development Intel Indonesia, mengatakan, ”Intel Education Initiative memiliki fokus untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar melalui penggunaan teknologi yang efektif supaya sektor pendidikan mampu menjawab tantangan abad 21, dan khususnya supaya para pendidik dan siswa di Indonesia dapat meningkatkan daya saing mereka.”

 

Sudah saatnya Indonesia memberikan perhatian yang lebih besar lagi untuk sektor pendidikan karena di sini lah masa depan bangsa dimulai. Peran serta guru sangat penting dalam membentuk karakter para calon pemimpin masa depan bangsa ini, kata Harry lagi.

 

Realisasi dari kesepakatan strategis ini direncanakan akan berlangsung selama empat tahapan. Tahapan pertama akan dimulai dengan pelatihan guru dan implementasinya untuk sesama guru dan murid, melalui pelatihan Getting Started. Pada tahapan kedua, pengembangan pelatihan Essential Course dan implementasinya. Tahapan berikutnya, implementasi akan pembelajaran berbasis proyek dan evaluasi program. Tahapan terakhir adalah proses-proses integrasi kurikulum.



--

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)