Permodalan AJ Sinarmas MSIG Capai Rp 8,5 Triliun | SWA.co.id

Permodalan AJ Sinarmas MSIG Capai Rp 8,5 Triliun

Setelah bermitra dengan Mitsui Sumitomo Insurance Co.Ltd, PT Asuransi Jiwa Sinarmas resmi mengganti nama menjadi PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Dengan perubahan nama dan investor baru, AJ Sinarmas MSIG mengklaim menjadi perusahaan asuransi jiwa dengan modal terbesar di Indonesia, yaitu Rp 8,5 triliun. Ada pun komposisi saham PT Sinarmas Multiartha Tbk dan Mitsui Sumitomo Insurance Co, Ltd fifty-fifty.

Direktur Pemasaran Sinarmas MSIG I.J. Soegeng Wibowo, mengatakan, dari total permodalan Rp 8,5 triliun itu, Sumitomo telah menginjeksi modal sebesar Rp7 triliun dan Sinarmas Rp1,5 triliun. “Rencananya modal ini akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis yang selama ini sudah dijalankan perusahaan,” jelasnya. Contoh, untuk pengembangan channel distribusi, agensi dan pemasaran, serta meningkatkan upaya pengembangan bisnis syariah.

Khusus untuk bisnis syariah, AJ Sinarmas MSIG akan melakukan pemisahan bisnis (spin off. Sebab, sekarang perkembangan bisnis syariah yang dimiliki perusahaan patungan itu masih cukup kecil. Sekadar informasi, pada semester I 2011 aset unit bisnis syariah  mencapai Rp 82,9 miliar, naik lebih dari 100 persen dibandingkan semester pertama 2010 sebesar Rp 41,3 miliar. Sementara itu, dari sisi laba, mencetak untung bersih Rp 4,9 miliar, atau melonjak 250 persen dibandingkan semester pertama 2010 sebesar Rp 1,4 miliar

Secara umum AJ Sinarmas MSIG membukukan pendapatan premi sebesar Rp 6,3 triliun pada semester I/2011 atau tumbuh 31,25% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Sekitar 82% dari pendapatan premi itu berasal dari penjualan produk asuransi berbasis investasi dan sisa 18% dari produk asuransi tradisional.

Diungkapkannya, jalur distribusi bancassurance berkontribusi sebesar 77% karena perusahaan bekerja sama dengan 50 mitra perbankan. Adapun keagenan berkontribusi sebesar 20% dan sisanya 3% melalui jalur distribusi lain.

Untuk laba bersih AJ Sinarmas MSIG selama semester pertama 2011 mencapai Rp762,72 miliar atau naik 6 kali lipat dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesari Rp 130,98 miliar. Kenaikan laba ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan premi, hasil investasi, dan stabilitas ekonomi yang semakin membaik.

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)