Pertama Kali, Nilai Pasar IBM Lampaui Microsoft

International Business Machines Corp (IBM) melampaui Microsoft Corp sebagai perusahaan teknologi paling berharga kedua di dunia. Ini merupakan cerminan dari perubahan industri, termasuk pergeseran 'kekayaan' dari dunia personal computer (PC),

Nilai pasar IBM naik menjadi US$ 214 miliar sedangkan Microsoft turun hingga US$ 213,2 miliar. Inilah pertama kalinya sejak 1996, IBM berhasil melampaui pesaing mereka di ranah perangkat lunak. IBM kini menjadi perusahaan keempat terbesar berdasarkan pangsa pasar. Dalam lingkup perusahaan teknologi, IBM berada di belakang Apple Inc. Chief Executive Officer Sam Palmisano menjual divisi PC IBM enam tahun lalu untuk fokus pada layanan dan software bagi corporate.

Di sisi lain, Microsoft memperluas cengkraman di dunia pengiklanan online dan game meskipun tetap memperoleh pendapatan dan laba paling banyak dari software Widows dan Office. “IBM telah melampaui teknologi,” ujar Ted Schadler, analis di Forrester Research Inc. “Mereka, sejak awal, menyadari bahwa dunia komputasi telah bergerak menjauh dari hanya sekadar kotak di atas meja kita.”

Saham IBM yang berbasis di Armonk, New York, mengalami peningkatan 22% tahun ini, sementara itu, Microsoft yang berbasis di Redmond, Washington, mengalami penurunan 8,8%. di lain pihak, Apple yang telah lama bertanding melawan IBM dan Microsoft dalam bisnis PC, berhasil melampaui Microsoft terkait nilai pasar pada tahun lalu. Apple Inc sukses meraih minat konsumen dengan memperkenalkan iPhone, iPod dan iPad. Saat ini, kapitalisasi pasar Apple sekitar US$ 362,1 miliar.

Pernah dikenal sebagai perusahaan komputer terbesar di dunia, IBM malah menjual unit PC ke Lenovo Group Ltd pada 2005. perusahaan menggelontorkan lebih dari US$ 25 miliar untuk bisnis perangkat lunak, layanan komputer serta konsultasi bisnis. Manuver itu membantu IBM meningkatkan laba per kuartal selama 30 kali berturut-turut. Palmisano juga berhasil meningkatkan penjualan setidaknya 20% dari 2001 hingga 2010. IBM diperkirakan memperoleh penambahan pendapatan US$ 20 miliar hingga 2015. Palmisano berinvestasi di pasar negara berkembang dengan memperkenalkan komputasi awan serta 'Smarter Planet', program yang menghubungkan jalanan, sistem listrik dan berbagai infrastruktur dengan internet.

Komputasi sekarang dianggap sebagai sesuatu yang tidak pernah dipikirkan manusia sebelumnya sebagai computers,” ujar Palmisano, Februari lalu. “Sekarang, ada miliaran transistor per manusia dan masing-masing diantaranya memakan biaya. Beberapa transistor itu berada pada server, PC, smartphone, MP3 player dan tablet. Namun, pertumbuhan jumlah transistor paling besar terjadi pada dunia automobile, pembangkit listrik, jalan raya, kereta api dan jalur perairan.” IBM berencana meraup laba operasional dua kali lipat yaitu US$ 20 per saham hingga 2015.

--

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)