Profit Kuartal Kedua Lenovo Naik 88%

Lenovo Group Ltd, produsen personal computer terbesar di Cina, melaporkan profit kuartal kedua yang meningkat 88%. Perusahaan berhasil menggandeng kerja sama dengan berbagai perusahaan AS serta meningkatkan pangsa pasar dalam lingkup global.

 

Laba bersih naik menjadi US$ 143,9 juta atau 1,38 sen per saham, dibandingkan dengan US$ 76,6 juta atau 0,76 sen tahun lalu, berdasarkan keterangan perusahaan. Laba tersebut melampaui perkiraan rata-rata analis, menurut data Bloomberg, sekitar US$ 119,3 juta. Pendapatan pun naik 35% menjadi US$ 7,79 miliar. Lenovo berhasil mengapalkan PC lebih banyak dibandingkan Dell Inc, kuartal lalu, setelah memenangkan banyak pesanan dari pebisnis AS.

 

CEO Lenovo, Yang Yuanqing, melakukan beberapa akuisisi untuk menjangkau pasar Eropa dan Jepang serta memperluas cakupan bisnis ke ranah komputer tablet dan smartphone sebagai cara bersaing dengan Apple Inc. “Permintaan dari klien perusahaan semakin besar,” kata Roxy Wong, analis dari Mirae Asset Securities. Lenovo juga mengalami peningkatan penjualan di pasar berkembang, India misalnya.

 

Saham Lenovo naik 4,9% menjadi HK$ 60 di Bursa Saham Hong Kong. Saham perusahaan naik 12% di tahun ini, berbanding dengan penurunan 14% di Hang Seng Index. Produsen laptop Thinkpad itu mengalami peningkatan pangsa pasar PC secara global menjadi 13,5%, berbanding dengan tahun lalu sekitar 11,1%. Perusahaan berhasil melampaui Dell yang saat ini mengalami penurunan pangsa pasar dari 12,2% menjadi 11,6%, berdasarkan data Gartner Inc. Lenovo membuntuti Hewlett-Packard yang mengalami peningkatan pangsa pasar dari 17,3% menjadi 17,7%.

 

Permintaan pebisnis di Amerika Serikat dan Eropa atas produk Lenovo sangat tinggi, kata Yang. Kebijakan penurunan produk nyatanya tidak mengorbankan profit perusahaan. Memang, permintaan komputer global menghadapi tantangan berupa guncangan ekonomi global dan krisis utang yang berlangsung di Eropa.

 

Banjir yang terjadi di Thailand mungkin berdampak pada rantai pasokan hark-disk drives global dan berdampak pada pasokan PC dalam jangka pendek,” kata Lenovo dalam keterangan pers. Perusahaan berjanji akan memantau situasi. CEO Yang kini berperan ganda sebagai chairman dan CEO karena Liu Chuanzhi mengundurkan diri dari posisi chairman karena ingin fokus ke Legend Holdings Ltd. Legend memang berencana untuk penawaran umum perdana (IPO) pada 2014 hingga 2016.

 

Yang menjabat sebagai chairman Lenovo pada 2005 hingga 2009. Liu lalu kembali menjadi chairman pada Februari 2009 untuk membantu perusahaan menghadapi krisis ekonomi global. Liu mendirikan Lenovo pada 1984 dengan satu tim yang terdiri dari 10 ilmuwan dan modal hanya US$ 31.400.



--

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)