Sinergi Elnusa dan GE untuk Tingkatkan Produksi Minyak

Jumlah cadangan minyak di Indonesia saat ini memang menjadi sebuah isu yang sering diperbincangkan. Hal ini dikarenakan selain harga minyak yang saat ini jatuh, ketersediaan minyak di Indonesia semakin tipis dan sulit untuk tereksplorasi. Indonesia saat ini memiliki sumur sebanyak 2000 titik pengeboran. Namun untuki produksi, tidak meningkat jauh dibanding tahun tahun sebelumnya.

Beberapa faktor memang memengaruhi jumlah minyak yang diproduksi, salah satunya adalah adanya heavy oil yang ada di bawah lapisan pengeboran, yang tidak dapat keluar dengan sendirinya. Menyadari hal itu, Elnusa, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di jasa hulu migas berinisiatif untuk pengadaan jasa electical submersible pump (ESP) sebagai salah satu bagian dari usahanya. Sebelumnya, Elnusa hanya melayani pemasangan dan pelepasan saja, dan tidak menyediakan alat yang lengkap. Saat ini, Elnusa akan lebih komperhensif dalam pelayanannya dengan menambah ESP ini.
P_20151111_142039-640x360
Pengadaaan ESP oleh Elnusa ditandai dengan penandatanganan MoU antara Elnusa dan GE oil & Gas Indonesia sebagai penyedia teknologi serta peralatan. Mou Ini berisi tentang kerja sama mengenai pengembangan bisnis artifical lift di Indonesia antara GE dan Elnusa yang bertujuan untuk meningkatkan secara bertahap kapasitas serta kompetensi nasional di bidang jasa hulu migas. Kedua belah pihak berharap, secara tidak langsung hal ini akan menjamin keberlangsungan produksi migas nasional dengan kemandirian penyediaan alat tersebut.

“Kerja sama ini adalah salah satu perwujudan dari strategi pengembangan bisnis Elnusa ke depan dalam mengantisipasi gejolak industri migas yang makin kompetitif. Selain itu, ini juga bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia nasional dan kandungan lokal dalam peralatan jasa migas,” ujar Syamsurizal, Direktur Utama PT Elnusa.

Dalam kerja sama ini, Elnusa akan berperan sebagai penyedia jasa terintegrasi ESP. Melalui anak perusahaannya, Elnusa Fabrikasi Konstruksi, mereka juga akan mendukung fabrikasi dan pemeliharaan peralatan ESP tersebut. Bersama dengan GE, Elnusa berkomitmen mengupayakan kompetensi dan kandungan lokal dari peralatan ESP tersebut sebanyak lebih dari 50% dalam 4 tahun kedepan. “Beberapa orang dari Elnusa sudah di latih oleh GE untuk pengoprasiannya,” tambahnya.

Iwan Chandra, Presiden Direktur PT GE Oil dan Gas Indonesia, menyatakan komitmennya dalam mendukung hal tersebut demi menghadapi tantangan di pasar migas dalam beberapa waktu ke depan. “Komitmen ini merupakan sebuah pengakuan yang harus dimanfaatkan sebaik baiknya oleh kedua belah pihak seiring dengan tantangan dunia migas kedepan yang semakin berat baik di tingkat lokal, regional manupun global,” ujarnya.

Melalui kesepakatan kerja sama ini, kedua belah pihak telah saling percaya dan mengakui kompetensi, keunggulan, serta kelebihan masing masing pihak untik disinergikan dan diharapkan dapat menangkap peluang bisnis ESP di pasar dalam negeri dari grup perusahaan migas nasional. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Ratusan Pelaku Usaha Konstruksi dan Bangunan Ramaikan MegaBuild East

Mengulang kesuksesan penyelenggaraan Mega Build Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu, kini Reed Panorama Exhibitions memperkokoh eksistensinya sebagai penyelenggara Pameran...

Close