Sirclo dan Icube Merger untuk Perluas UMKM dan Brand

Sirclo, startup enabler, dan Icube, agensi penyedia solusi teknologi e-commerce yang telah berkiprah selama dua dekade telah melakukan merger. Tujuannya untuk memperluas cakupan UMKM dan brand berskala besar yang membutuhkan transformasi digital di ranah e-commerce.

Berdiri sejak tahun 2003, Icube menyediakan solusi e-commerce bersifat custom dalam bentuk brand.com kepada usaha berskala menengah. Pada 2010, Icube menjadi Magento Premier Solutions Partner, untuk membantu lebih banyak brand ritel memasuki ranah e-commerce. Di tahun 2017, mereka meluncurkan produk yang bernama Swift, layanan teknologi untuk memenuhi kebutuhan e-commerce secara omnichannel.

CEO dan Pendiri Sirclo, Brian Marshal mengatakan pihaknya ingin terus memberikan layanan dan solusi terbaik bagi brand untuk mengembangkan bisnis secara online. Sehingga, potensi bergabung dinilai strategis untuk menggabungkan kekuatan dua perusahaan.

“Dengan gabungan kapabilitas, keahlian, dan pengalaman dari kedua perusahaan, kami percaya diri bisa memberikan nilai dan layanan yang lebih memuaskan bagi para klien,” ujar Brian.

Sementara Pendiri dan Managing Director Icube, Muliadi Jeo mengatakan, Sirclo adalah mitra yang tepat dan strategis untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang prima di Indonesia.

“Setelah 20 tahun berjalan, kami ingin mengakomodasi lebih banyak klien dari berbagai jenis bisnis dengan jasa yang kami tawarkan,” tegas Muliadi.

Melalui merger ini, kedua perusahaan bertujuan untuk menjadi penyedia jasa solusi e-commerce melalui platform end-to-end yang lebih menyeluruh dalam memfasilitasi berbagai jenis bisnis, agar dapat menjadi yang terbaik di pasar e-commerce di Indonesia. Selama ini, nilai kekuatan Sirclo difokuskan kepada perusahaan dan brand besar dan UMKM. Sedangkan nilai kekuatan Icube difokuskan kepada usaha berskala menengah yang ingin memiliki brand.com dan enterprise solution. Dengan aksi merger, kedua perusahaan mengamplifikasi kekuatan masing-masing untuk melayani pemilik brand dan bisnis dari berbagai kalangan.

Aksi merger ini akan menggabungkan lebih dari 450 karyawan. Icube akan terus beroperasi sebagai entitas mandiri yang terintegrasi dengan jasa yang ditawarkan SircloI. Muliadi Jeo dari Icube akan menggantikan Leontius Adhika Pradhana sebagai Chief Technology Officer Sirclo dan Leontius akan mengambil posisi baru, yakni Chief Product Officer.

Hingga kini, Sirclo telah membantu lebih dari 1.000 klien dan brand untuk mengembangkan bisnisnya secara online, baik melalui Sirclo Store maupun Sirclo Commerce (channel management solution). Beberapa portfolio Sirclo adalah This Is April, Unilever, Reckitt Benckiser, Beiersdorf, L'Oréal , Eigerindo dan Levi's. Sementara itu, Icube melalui solusi-solusinya telah membantu banyak brand seperti Kawan Lama, Krisbow, KlikMRO, 9to9 Online, Hush Puppies, L'Occitane, Elemis, Venchi, Erha Store, Nutrimart, Royal Canin, Mitra10, dan Lotte Mart membuat sistem e-commerce sendiri.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Icube Sirclo

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)