Solusi Jebsen & Jessen Genjot Inovasi Infrastruktur di Indonesia

Percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia demi mengejar kompetisi dengan negara lain memang sudah tak dapat ditawar-tawar lagi. Karena itu diperlukan berbagai inovasi teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan infrastruktur di Indonesia. Jebsen & Jessen Indonesia Group sebagai perusahaan multinasional di bidang manufaktur, industrial dan distribusi pun mencoba menyampaikan beberapa teknologi infrastruktur dengan inovasi terbaru yang telah tersedia di Indonesia. “Selama lebih dari 40 tahun di Indonesia, Jebsen & Jessen Indonesia Group telah mendukung sektor-sektor strategis di Indonesia, termasuk sektor infrastruktur. Dengan membawa inovasi terbaru ke negara ini, kami percaya dapat memberikan pendekatan baru dalam berbagai proyek kerja infrastruktur yang sedang dan akan berjalan," ujar Radju Munusamy, Chairman Jebsen & Jessen Indonesia Group dalam acara Media Gathering yang digelar di Mercantile Athletic Club, WTC Building, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat(7/9).

Radju Munusamy, Chairman Jebsen & Jessen Indonesia berbicara dalam acara Media Gathering di Jakarta (7/9).

Menurut Radju, hadirnya inovasi dapat menjawab tantangan utama infrastruktur di Indonesia, mulai dari tingkat ketersediaan ruang di kota-kota besar, biaya proyek, efisiensi waktu, hingga meningkatkan produktivitas proyek. Menjawab tantangan infrastruktur di Indonesia, Jebsen & Jessen Indonesia Group menghadirkan teknologi yang dapat membantu para pemilik proyek meningkatkan efisiensi ruang, waktu, dan biaya. "Kami melihat infrastruktur sebagai prioritas utama dari berbagai program pemerintah di Indonesia,” urai Radju.

 

Adapun sejumlah teknologi yang coba ditawarkan Jebsen & Jessen mencakup Automated Car & Motorcycle Parking System, Cold Flood Prevention, EPS Geo-Foam, dan Multipurpose Loader. Terkait dengan sistem parkir, solusi yang ditawarkan Jebsen & Jessen menurut Radju sangat mengedepankan efisiensi dalam berbagai aspek.

 

Selain solusi akan kebutuhan ruang, sistem ini dapat menghemat biaya konstruksi, terutama dalam membangun akses masuk kendaraan (driveway/ramp) yang biasa ditemukan di tempat parkir konvensional. “Kehadirannya pun dapat menghemat waktu pengguna dalam mencari tempat parkir. Saat ini teknologi parkir otomatis telah tersedia di beberapa bangunan komersial dan residensial, antara lain Sudirman Central Business District (SCBD) dan Sungai Gerong di daerah Thamrin,” jelas Radju.

 

Sementara solusi kedua yang ditawarkan dikenal sebagai dinding air atau Wall of Water. Teknologi Cold Flood Prevention ini digadang-gadang mampu mengatasi terjadinya kerusakan akibat banjir. Selain itu juga berperan sebagai bendungan sementara yang memastikan aset perusahaan terlindungi selama terjadinya bencana alam, termasuk hujan deras yang diikuti banjir.

 

Adapun teknologi EPS Geo-Foam berbahan expanded polystyrene yang diolah menjadi blok besar bermassa ringan. EPS GeoFoam mampu menjaga stabilitas konstruksi, khususnya pada tanah lunak yang merupakan kondisi tanah pada sebagian besar daerah di Indonesia. "Untuk membangun SkyPark-nya yang ikonik, Marina Bay Sands Singapura menggunakan EPS Geo-Foam sebanyak 600 m³, termasuk juga untuk landscape Garden by The Bay. Sementara itu, untuk mencegah turunnya level jalan, Malaysia telah mengaplikasikan EPS Geo-Foam dalam pembangunan Express Way yang terletak di Kuala Selangor," ungkap Radju.

 

Sementara Multipurpose Loader memiliki lebih dari 100 kegunaan, mulai dari pertanian, grounds care, hingga landscaping. Mesin serbaguna ini diklaim Radju dapat memberikan solusi praktis serta biaya yang efisien dibandingkan membeli banyak mesin dan untuk kebutuhan perawatan yang berbeda-beda. “Didukung dengan lokasi Jebsen & Jessen yang tersebar secara global, sektor publik dan pemerintah di Asia Tenggara pun ikut melibatkan teknologi ini dalam proyek kerjanya. Kedepannya, Jebsen & Jessen Indonesia Group akan terus mempertahankan eksistensinya di pasar Indonesia dengan memberikan solusi-solusi terbaik bagi industri Indonesia,” tegas Radju.

 

Eddy Dwinanto Iskandar

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)