Startup Dua Tahun Klaim Menghemat Miliaran Duit Konsumen

Bulan ini menandakan tepat dua tahun  ShopBack beroperasi di Indonesia. Indra Yonathan selaku Co-Founder dan Country Head Shop Back Indonesia mengaku perusahaannya telah mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan dengan persentase pertumbuhan bisnis sebesar 300% serta telah memberikan cashback kepada konsumen sebesar Rp 60 miliar. “ShopBack mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan kepercayaan para mitra, konsumen serta media selama dua tahun belakangan ini. Kami sangat senang dapat menempuh dua tahun pertama di Indonesia dengan pertumbuhan yang baik. Memasuki tahun ketiga kami ingin lebih fokus lagi untuk berkontribusi pada pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia serta menawarkan cara belanja cerdas, bijak dan hemat kepada masyarakat Indonesia,” ujar Yonathan kepada media di kantornya Wisma 77, Slipi, Jakarta Rabu (24/1).

Yonathan memaparkan, fitur layanan yang dihadirkan ShopBack memungkinkan pengguna untuk membandingkan harga berbagai produk dan jasa online, mulai dari harga transportasi online, agregasi kupon diskon, serta harga pulsa paling murah. Dengan demikian Shopback mempermudah penggunanya dalam membuat keputusan pembelian.

Indra Yonathan (kiri).

Adapun hingga pengujung 2017, Shopback Indonesia memiliki ratusan mitra dengan 1,8 juta pengguna. Angka pertumbuhan pengguna bahkan meningkat sembilan kali lipat dibanding 2016, yang hanya 300 ribu pengguna. Bukan itu saja, pada November 2017 ShopBack mendapat kucuran dana senilai  USD 25 juta, dengan total akumulasi pendanaan mencapai USD 40 juta atau senilai Rp 540 miliar.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikeluarkan Google Temasek baru-baru ini, sektor e-commerce mengalami pertumbuhan yang pesat, dengan penjualan meroket hingga 41% dibanding dua tahun lalu. Selain itu, Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun mengakui e-commerce merupakan sektor ekonomi yang sangat strategis saat ini.  Hal ini ditunjukkan dengan angka investasi yang cukup besar di sektor ini pada 2017, yakni lebih dari USD 5 miliar.

Melihat laju pertumbuhan e-commerce yang positif, Yonathan optimis, Shopback dapat bertumbuh hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. “Kami ingin Shopback semakin diminati dan digunakan masyarakat, sebagai plartform yang menawarkan cara berbelanja online yang bijak, cermat dan hemat," tegasnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)