Survei IBM: 57% Perusahaan Berinvestasi di Alat Bisnis Sosial Telah Menikmati Hasilnya

IBM Indonesia berinisiatif untuk membantu organisasi dalam mengkombinasikan wawasan bisnis analitik sentimen real-time melalui perangkat alat-alat bisnis sosial untuk Web. Ini akan membantu organisasi bisnis mendapatkan manfaat bisnis dari berbagai bentuk data yang ada, meliputi data yang diperoleh dari feed, tweet, video dan gambar yang didapat dari perangkat web, perangkat mobile pintar dan alat-alat bisnis sosial IBM terbaru.

Pentingnya analitik dan wawasan bisnis serta dampak perangkat bisnis sosial terhadap industri disoroti tercantum pada IBM 2010 Global CEO Study. Penelitian ini menemukan bahwa 60% dari CEO global yang disurvei mengatakan bahwa transformasi industri dan ledakan informasi adalah faktor-faktor penting yang akan dihadapi perusahaan dalam waktu lima tahun mendatang.

Studi ini juga membuktikan bahwa 57% dari perusahaan-perusahaan yang telah berinvestasi dalam alat-alat bisnis sosial menikmati dampak positifnya terhadap pertumbuhan perusahaan mereka. Bahkan, piranti lunak bisnis sosial semakin berperan dalam perusahaan, Pasar platform sosial global diperkirakan akan meningkat 33 % tahun ini menjadi $630 juta, dan akan naik tiga kali lipat menjadi $1,863 milyar pada tahun 2014.

Berlandaskan keahliannya di bidang ini, IBM mengumumkan inisistif “Bisnis Sosial” di mana IBM membuktikan kesiapannya dalam membantu para pelanggan memanfaatkan transformasi ke bisnis sosial ini dengan menyediakan piranti lunak, layanan dan sumber daya kecakapan baru.

Dengan demikian, perusahaan-perusahaan dapat mengadopsi kebijakan, piranti lunak dan praktek terbaik untuk mentransformasikan perusahaan mereka dengan piranti lunak baru agar dapat membantu lembaga pemerintah dan perusahaan lain memberdayakan proses bisnis mereka dengan menggunakan perangkat mobile terbaik, termasuk tablet, seperti iPad, iPhone, Google Android, RIM's Blackberry dan perangkat Nokia.

Salah satu pelanggan IBM, PT Bumbu Desa menggunakan solusi Lotus Live Engage dari IBM untuk sistem pelaporan dan pertukaran informasi antar cabangnya untuk mentransformasi bisnisnya menjadi lebih efisien. “Kami dapat menjalankan bisnis kami dengan mudah dan terintegrasi dengan menggunakan IBM Lotus Live Engage. Seluruh cabang kami yang berjumlah 30 di Indonesia, 2 di Singapura dan 2 di Malaysia dapat terinterkoneksi sehingga pada akhir jam operasional, seluruh laporan penjualan dan operasional dapat kami akses secara langsung di manapun dan kapan pun. Selain itu, jika kami memiliki prosedur bisnis baru dapat disebarluaskan ke seluruh cabang dalam hitungan menit. Proses bisnis seperti ini dapat meningkatkan performa bisnis kami dan memaksimalkan biaya operasional kami, “ujar Tendi Naim, Managing Director PT Bumbu Desa.

Perusahaan-perusahaan dan Web kini dipenuhi oleh data dan profesional bisnis ingin menganalisa data tersebut – baik data yang terstruktur dan tidak terstruktur seperti feed, tweet, video dan gambar – sehingga mereka memperoleh wawasan yang dapat ditindak lanjuti, termasuk menilai sentimen pelanggan tentang produk atau topik tertentu. Dengan kemampuan ini, perusahaan-perusahaan akan dapat memperoleh manfaat dari sumber yang tidak terstruktur, seperti tweet atau blog, sehingga mereka dapat secara lebih baik memahami preferensi atau sentimen pelanggan mereka tentang produk atau topik tertentu.

Nina K Wirahadikusumah, Country Manager, IBM Software Group mengatakan, IBM berkomitmen membantu para profesional bisnis mentransformasikan hubungannya dengan pelanggan dengan menganalisa tren, yang berubah-ubah di situs media sosial serta memungkinkan perusahaan untuk menjadi lebih akurat, fleksibel dan responsif menanggapi permintaan dan pendapat pelanggan yang mereka ajukan melalui media sosial.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)