Susanna S. Hartawan

Perjalanan karier Susanna S. Hartawan cukup mengesankan. Memulai karier sebagai sekretaris, kiprahnya terus melesat, bahkan sampai ke posisi direktur perusahaan multinasional. Hebatnya, hampir tiap tahun ia memperoleh penghargaan sebagai The Best Employee. Kelahiran Pontianak, 29 Agustus ini merentas karier selama 8 bulan sebagai sekretaris hingga Manajer Penjualan PT Berca Hardayaperkasa. Setelah itu, selama dua tahun menjadi Kepala Departemen Produk Hardgoods Jebsen & Jessen.

Ia lantas hijrah ke PT Digital Astra Nusantara (DAN) sebagai Asisten Presdir sekaligus dipercaya menangani Kualitas, Pelayanan Konsumen dan Perencanaan Bisnis yang membuat waktunya banyak dihabiskan di berbagai negara ASEAN. Posisinya menjadi direktur ketika DAN diakuisisi Compaq. Begitu pula, saat Compaq Indonesia dimerger dengan Hewlett-Packard (HP) Mei 2002, ibu seorang anak ini dipercaya sebagai Direktur Country Merger Integration.

Kunci suksesnya? "Saya percaya, dengan belajar dan kerja keras, sukses bisa dicapai," tutur lulusan Tarakanita itu. Toh, Februari lalu, Susan memutuskan keluar dari HP dan mengembangkan PT NBO Indonesia. Perusahaan yang membidangi konsultasi, kepemimpinan dan keahlian komunikasi ini merupakan waralaba dari Nelson Buchanan & Oostergard Pte. Ltd. (The NBO Group). "Saya melihat kebutuhan akan pelatihan manajemen dan leadership di Indonesia sangat besar. Jadi, potensi pasarnya sangat menjanjikan. Lagi pula, saya sangat bangga apabila bisa membantu suatu perusahaan mengembangkan bisnisnya," paparnya.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)