?Antibiotik? untuk Mobil

Ada 9 fitur Autocillin yang diklaim Willy unik. Pertama, jaminan cat seumur hidup, dengan catatan klien terus memperpanjang masa kontrak satu tahun itu. Biasanya asuransi lain hanya menjamin pekerjaan cat selama 3-6 bulan. Kedua, penggantian mobil baru untuk kerugian total. Sebagai contoh, orang beli mobil baru dan umurnya belum 8 bulan, tapi kemudian mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobil rusak total. Jika ingin mengembalikan kondisi mobil seperti semula, jumlah yang dijamin Autocillin sudah melebihi 75% dari nilai kendaraan itu sendiri. "Namun, kita tidak menggantinya dalam bentuk uang, melainkan mobil baru seperti awalnya," ia menjelaskan. Bandingkan dengan asuransi lain yang biasanya mengganti hanya setara mobil seken karena disesuaikan dengan harga pasaran.

Ketiga, penggantian suku cadang di rumah dilakukan untuk jenis tertentu, misalnya kaca spion, velg, dan radio tape mobil. Keempat, perpanjangan STNK gratis. Ini maksudnya AI sekadar melayani jasa pengurusan perpanjangan STNK. Sementara itu, pajak dan biaya administrasi perpanjangan tetap menjadi tanggungan klien. Kelima, salon mobil gratis untuk layanan interior dan eksterior, dalam bentuk voucer hasil kerja sama dengan Medi Car. Keenam, layanan di bengkel authorized atau sekelasnya. Ketujuh, jaminan suku cadang asli. Kedelapan, penurunan premi saat perpanjangan kontrak. Sepanjang klien loyal dan tidak pernah mengajukan klaim, di tahun kedua dan seterusnya klien berhak mendapatkan apresiasi berupa potongan premi hingga 5%. Kesembilan, diterbitkan sertifikat bebas klaim guna meningkatkan nilai jual kembali mobil.

Masalahnya, realistiskah fitur itu? Muncul keraguan, benarkah Autocillin memberikan nilai tambah atau sekadar gimmick untuk menarik calon klien? Teddy P. Utomo, Kepala Divisi Pemasaran PT Asuransi Astra Buana, berkomentar, "Itu produk baru. Kita lihat saja nanti, karena kita tidak tahu planning-nya." Toh, Teddy yakin apa yang dijanjikan Autocillin bakal ditepati karena menyangkut kredibilitas perusahaan.

Suara senada dilontarkan Hotbonar Sinaga, Dirut PT Asuransi Berdikari. "Kehadiran Autocillin akan menambah ketatnya persaingan asuransi mobil. Tapi, saya yakin Adira mampu menjaga komitmennya," ungkapnya. Apalagi, Willy cukup lama bergelut di bisnis serupa dan pernah sukses meluncurkan produk Garda Oto. Hanya, poin ke-6 sampai ke-9, bagi Hotbonar dan Teddy, merupakan hal biasa. Yang jelas, "Sejauh ini kami belum ada komplain dari klien," ungkap Willy lega.

Jumlah premi Autocillin tergantung jenis paketnya. Ada tiga paket yang ditawarkan. Pertama, Premium Comprehensive dengan premi 3,25%. Fiturnya, selain 9 manfaat di atas, ditambah tanggung jawab kepada pihak ketiga dengan nilai pertanggungan Rp 25 juta, jaminan kecelakaan diri Rp 40 juta untuk maksimal 8 orang, jaminan biaya pengobatan Rp 5 juta untuk maksimal lima orang. Pertanggungan tersebut juga termasuk risiko huru- hara, banjir dan gempa bumi.

Kedua, Classic Comprehensive, dengan premi 3%. Tentu saja, fitur yang diperoleh klien lebih sedikit dibanding fitur di Premium Comprehensive. Selain tidak memperoleh fasilitas penggantian mobil baru, jaminan cat seumur hidup mobil, penggantian spare part di rumah dan salon mobil gratis, tanggung jawab ke pihak ketiga juga hanya Rp 10 juta, jaminan kecelakaan diri maksimal Rp 20 juta untuk 8 orang. Hanya, kerusakan mobil karena huru-hara, banjir dan gempa bumi tetap dikover. Ketiga, Classic Total Loss Only dengan premi 1%, termasuk kerusakan total atau kehilangan mobil karena huru-hara dan banjir.

Sejauh ini, dari ketiga paket itu, kata Willy, yang terjual komposisinya: klasik 70%-80% dan premium 20%-30%. Baik Hotbonar maupun Teddy setuju bahwa rate premi itu masih wajar sesuai dengan fitur yang ditawarkan. Proses klaim, dijanjikan Willy, tidak dipersulit asalkan sesuai kesepakatan; hanya memakan waktu beberapa jam sampai maksimal empat hari.

Willy mengaku sudah memperhitungkan matang kalkulasi bisnis Autocillin. "Kami tidak nekat," katanya. Pertimbangannya, bisnis asuransi berlaku hukum bilangan besar. Artinya, rasio klaim mencapai 55%-60%, tapi bisnis asuransi adalah jangka panjang. Jadi, untung tipis, tapi berlangsung lama.

Sejatinya, soft launching Autocillin sudah dimulai April 2003 dan grand launching September 2003. Ternyata, dalam lima bulan, respons pasar cukup bagus. "Tanpa gembar-gembor kami berhasil menjaring 2.000 unit pemegang polis," jelas Willy bangga. Hingga akhir 2003 ditargetkan Autocillin bisa mengumpulkan premi Rp 10 miliar, dan mampu memberi kontribusi 12% terhadap total pendapatan AI.

Ke depan, Willy optimistis Autocillin punya prospek bagus. Tidak hanya untuk mobil mewah, tapi semua jenis mobil. Selama ini komposisi klien Autocillin: perkantoran 60% dan pribadi 40%. Jenis mobil masih didominasi tipe minibus. "Yang dibutuhkan konsumen adalah keamanan. Tidak masalah membayar sedikit mahal, tapi lebih terjamin keamanannya," ia menerangkan. Untuk itulah, Autocillin pantang mundur. "Dengan didukung 500 agen, tahun 2004 kami targetkan premi Autocillin mencapai Rp 40-50 miliar," katanya.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)