Thermo Fisher Beli Phadia Seharga US$ 3,5 Miliar

Produsen perangkat laboratorium Thermo Fisher Scientific Inc mengatakan akan membeli perusahaan diagnotis asal Swedia, Phadia, dengan harga US$ 3,5 miliar. Ini merupakan cara Thermo Fisher memperluas portfolio mereka dalam tes alergi dan autoimun.

Thermo Fisher menegaskan kesepakatan itu akan menambah 20% sampai 30% per saham pada laba 2012. jumlah tersebut meningkat 6% daripada proyeksi rata-rata analis senilai US$4,68 per saham. Kamis kemarin, saham Thermo Fisher sempat meningkat 3,6%. “Ini kesepakatan yang layak bagi mereka,” ujar Peter McDonald, analis di Auriga USA. “Ini cocok dengan bisnis diagnostik mereka. Thermo Fisher bisa memanfaatkan infrastruktur mereka (Phardia) dengan baik. Penjual adalah perusahaan ekuitas swasta asal Eropa, Cinven.

Pasar untuk diagnostik spesifik, termasuk tes bagi penyakit rumit seperti kanker, infeksi dan alergi, tumbuh sekitar 10% setiap tahun, ujar CEO Thermo Fisher Marc Casper. Jumlah ini cukup tinggi dibandingkan pertumbuhan di pasar tes darah sebesar 4% sampai 5% per tahun.

Casper mengatakan Thermo emmiliki kapasitas untuk membuat lebih banyak akuisisi jika aset ikut diperkuat dengan posisi pasar perusahaan yang menjadi target termasuk strategis, memiliki banyak pelanggan dan berpotensi meningkatkan keuntungan Thermo Fisher. Transaksi Phadia melingkupi semua itu, kata Casper lagi. Phadia diklaim memberikan pertumbuhan profit yang lebih baik, margin lebih besar dan prospek laba yang lebih kuat per saham.

Wall Street Journal melaporkan, Rabu lalu, bahwa Thermo terlibat dalam pelelangan perusahaan Gen-Probe Inc. Sayangnya, pernyataan tersebut dibantah oleh Casper yang mengklaim bahwa perusahaan hanya fokus pada Phadia.

Pada penjualan 2010, Phadia berhasil meraih pendapatan US$525 juta dan mengalami peningkatan laba sekitar 10% setiap tahun, dalam kurun tiga tahun terakhir. Thermo secara khusus menggelontorkan dana US$1,4 miliar per tahun untuk diagnostik spesifik. Phadia memang mengkhususkan diri dalam tes untuk kualitas udara, alergi makanan dan hewan peliharan, serta tes untuk penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis.

Chasper menegaskan akuisisi ini merupakan langkah awal perusahaan untuk memperluas kehadiran mereka di pasar negara berkembang. Saat ini, 13% dari total pendapatan perusahaan berasal dari Asia dan 4% berasal dari emerging markets lainnya. Thermo akan memanfaatkan posisi mereka di pasar tersebut untuk memperluas penjualan produk Phadia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)