Usaha Kecil Indonesia Paling Rajin Berutang

Nampaknya optimisme usaha kecil di Indonesia dalam meminjam duit patut diacungi jempol. Sebabnya, dalam survey  bisnis kecil Asia-Pasifik yang dilakukan oleh CPA Australia pada tahun 2011 itu, kepercayaan usaha kecil Indonesia untuk urusan berutang melampaui optimisme rekan-rekan mereka di Australia, Hong Kong, Malaysia, Singapura dan  Selandia Baru.

 

Selengkapnya, laporan bertitel The 2011 CPA Australia Asia-Pacific Small Business Survey yang menyurvei total 1533 usaha kecil itu juga mengungkapkan, saat ini 80% usaha kecil di Indonesia memiliki pinjaman usaha. Dan, sebagian besar atau 92% usaha kecil Indonesia yang disurvei berharap untuk memperoleh pinjaman tambahan di tahun mendatang. Adapun 66% diantaranya berniat menggunakan pinjaman tersebut untuk mendanai    pertumbuhan bisnis.

 

Dalam laporan yang dikirimkan ke redaksi SWA hari ini (24/11) tersebut juga menuliskan, dari semua bisnis Indonesia yang melakukan pinjaman pada tahun lalu, 22% diantaranya menyatakan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam memperoleh pinjaman. Angka ini cukup rendah dibandingkan dengan 47% bisnis di Malaysia yang menyatakan hal yang sama.

 

Selain itu sekitar 65% bisnis di Indonesia merupakan usaha kecil dengan tingkat kemungkinan tertinggi untuk meningkatkan   jumlah pegawai mereka dalam 12 bulan ke depan. Posisi kedua tertinggi diraih oleh Singapura, dengan angka sebanyak 55%.

 

Para pelaku bisnis atau sekitar 97% dari usaha kecil Indonesia yang disurvei juga meyakini bahwa bisnis mereka akan bertumbuh di tahun mendatang. Angka tersebut merupakan angka terbesar dalam sejarah survei ini. Hal  ini seiring dengan keyakinan mereka bahwa perekonomian secara luas akan mempertahankan kuatnya  tingkat pertumbuhan tersebut. Meski hasil survei menunjukkan pandangan yang positif, namun laporan tersebut menyatakan manajemen bisnis usaha kecil di Indonesia perlu mendapatkan perhatian.

 

Paul Drum-CPA Australia Head of Business and Investment Policy menyatakan, tingginya tingkat keyakinan pengusaha kecil Indonesia merupakan indikasi atas proyeksi yang lebih luas lagi bagi  perekonomian Indonesia.  “Pandangan positif ini mungkin merupakan cerminan dari peran bangsa Indonesia yang sedang berkembang  sebagai pusat ekonomi strategis di kawasan regional,” ujarnya.

 

Meski demikian Drum juga menyatakan bisnis-bisnis ini harus cermat dalam mengelola kegiatan bisnis sehari-hari serta perencanaan mereka.  “ Dengan mematuhi hal-hal tersebut, mereka dapat memposisikan diri untuk mengindentifikasi dan mengejar peluang pertumbuhan bisnis serta melindungi diri mereka dalam kondisi bisnis yang kurang baik,” tulis Drum.

 

Tingginya tingkat keyakinan bisnis yang ditemukan di Indonesia ini bertolak belakang dengan hasil survey  pada pasar lainnya, terutama di Australia dan Hong Kong. Survei ini sendiri dilakukan pada tanggal 6-11 Oktober di Australia, Hong Kong,  Indonesia, Malaysia, Selandia Baru dan Singapura. Adapun respondennya mencakup usaha yang memiliki 20 pegawai atau  kurang. Tahun ini merupakan pertamakalinya bagi Indonesia dan Selandia Baru untuk diikutsertakan dalam survei ini.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)