Wow, IPO Prada Capai US$ 2,6 Miliar

Rumah mode asal Italia, Prada berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 2,6 miliar untuk penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong. Nilai tersebut membuat produsen tas mahal dan gaun Miu Miu itu menjadi valuasi tertinggi dibandingkan rekan mereka di Eropa.

Prada menetapkan kisaran harga indikatif sebesar HK$ 36,5 (US$ 4,69) hingga HK$48 (US$ 6,17) per saham di IPO, berdasarkan keterangan pihak yang tidak disebutkan namanya oleh Reuters. Valuasi perusahaan bernilai US$ 11,4 miliar hingga US$ 14,6 miliar. Prada yang memulai pertemuan investor di Singapura untuk mengukur 'selera' pada kesepakatan itu, merupakan perusahaan Italia pertama yang mendaftarkan diri di bursa saham Hong Kong. Mereka berusaha masuk di pasar konsumen Asia yang menyumbang 40% keuntungan penjualan mereka sebesar 2 miliar euro di 2010.

Setelah bersusah payah mencatatkan seluruh sahamnya di masa lalu, Prada menawarkan 16,5% perbesaran saham mereka, atau setara dengan 423,3 juta saham, yang membuat valuasi IPO meningkat lebih dari US$ 2,6 miliar. Di tingkat paling atas, IPO memiliki harga 27 kali lebih tinggi dari proyeksi 2011. Ini juga lebih tinggi dari rata-rata perusahaan produk mahal lainnya seperti Tod's, Burberry dan LVMH. Prada, di lain pihak, menolak berikan komentar.

Kesuksesan IPO yang dirancang untuk memotong utang Prada sekitar 1 miliar euro dan memperbesar pintu ekspansi di kawasan Asia, membuat Prada menjadi salah satu kelompok barang mewah yang paling berharga meskipun beberapa manajer investasi menolak kisaran harga itu. “Dua puluh kali lipat dari PE memang terkihat mahal,” ujar Peter Elston dari Aberdeen Asset Management Asia. “Tapi, perusahaan produk mewah seperti Prada memang memiliki pertumbuhan yang baik dalam kurun 20 tahun mendatang.”

Di Singapura, sekitar 60 investor dan manajer keuangan menghadiri presentasi yang dilakukan CEO Prada, Patrizio Bertelli. Beberapa pihak mengekspresikan kekhawatiran soal harga. “Tidak ada alasan untuk memperdagangkan Prada lebih tingi daripada LVMH yang memiliki portofolio lebih beragam. Prada mungkin berperan dalam perkembangan Cina namun semua produk mewah lain juga akan masuk ke pasar Cina. Pasar akan sangat kompetitif dan keras di sana,” ujar salah satu manajer keuangan yang menolak menyebutkan namanya. Namun, Prada berhasil mengambil hati para pembuat keputusan Moncler.

Beberapa investor mengatakan persaingan dari flotasi Moncler, bersamaan dengan pencatatan saham perdana produsen sepatu mewah Ferragamo, bisa mengurangi selera investor atas penawaran Prada. Prada yang dimiliki 95% oleh keluarga CEO Bertelli dan istrinya Miuccia Prada, merupakan semacam taruhan di gegap gempita konsumerisme penduduk Cina, negara dengan tingkat perekonomian kedua terbesar di dunia. Cina menyumbang 20% pasar produk mewah secara global hingga 2015, ungkap perusahaan konsultan McKinsey & Co. IPO Prada dijadwalkan 17 Juni dengan simbol 1913, tahun didirikannya Prada di Milan.

Sekitar 423,3 juta saham akan dijual oleh Prada dan pemegang saham lain, Prada Holding BV dan Intesa Sanpaolo. Empat belas persen saham yang dijual dalam penawaran primer akan masuk ke kantong Prada, dan sisanya mengucur ke Prada Holding dan Intesa Sanpaolo. Produsen produk mahal asal Inggris, Burberry yang mencari cara untuk masuk ke pasar saham Hong Kong, menargetkan peningkatan keuntungan 21,4% dalam proyeksi laba 2011.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)