WSIS Cari Aplikasi Konten Mobile Inovatif dari Indonesia

World Summit Awards Mobile (WSA-Mobile) kembali digelar. Kompetisi tingkat global yang diselenggarakan oleh World Summit on the Information Society (WSIS) PBB ini akan memilih kandidat terbaik dari Indonesia. Kandidat tersebut dapat mengajukan aplikasi konten mobile yang paling inovatif. Selanjutnya, mereka akan bersaing bersama kandidat lain dari seluruh dunia dan menghadiri acara seleksi dan final di Mesir.

Untuk publik Indonesia, pendaftaran WSA-Mobile 2012 dibuka mulai 9 Juli sampai 21 Juli 2012. Tahap praseleksi ini terbuka untuk perusahaan, organisasi, maupun perorangan yang aktif terlibat di industri konten mobile, di wilayah Indonesia. Karya aplikasi yang diikutsertakan harus dapat berjalan pada platform apapun. Produk juga sudah jadi dan bisa diperoleh di pasaran, bukan berupa rancangan, demo, atau bahkan prototipe. Syarat lainnya, karya yang diikutsertakan sudah dirilis antara tahun 2010 sampai 2012.

Sedangkan untuk kategori dibagi ke dalam delapan area berikut: m-Business & Commerce, m-Government & Participation, m-Learning & Education, m-Entertainment & Lifestyle, m-Tourism & Culture, m-Media & News, m-Environment & Health, m-Inclusion & Empowerment.

Diprakarsai oleh pemerintah Austria pada tahun 2003, WSIS diadakan untuk mengatasi kesenjangan di industri digital. Dari sini, kandidat diharapkan dapat mempersempit kesenjangan tersebut melalui karyanya. WSIS juga memilki beberapa pihak yang disebut sebagai Country National Expert. Di Indonesia, Country National Expert yang selama ini telah dipercaya oleh WSIS adalah Shinta Dhanuwardoyo yang juga pendiri konsultan digital, Bubu.com.

“Tahun ini, karena waktu yang disediakan oleh komite WSIS lebih panjang, maka kami berinisiatif untuk menginformasikan mengenai WSIS secara lebih luas melalui jejaring sosial dan media massa,” jelas Shinta.

“Dari total aplikan yang masuk, saya dan tim akan memilih delapan kandidat yang paling memenuhi syarat dan berpotensi untuk bersaing dengan kandidat dari negara lain,” tambahnya.

“Saya optimis sekali, aplikasi mobile dari Indonesia bisa melaju dan menjadi pesaing kuat bagi negara-negara lain. Beberapa kali sudah terbukti, tak hanya pada ajang WSA-Mobile, tapi juga banyak ajang lainnya,” tutup Shinta. Ia pun membuka kesempatan bagi publik yang memiliki aplikasi mobile inovatif dan sesuai dengan misi WSIS. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)