XL Modernisasi Jaringan di Sumatera

Tak menunggu lama-lama, di awal tahun 2011, XL melakukan modernisasi atas jaringannya antara lain di Sumatera. Proses modernisasi tersebut berlangsung dari 16 Januari kemarin hingga 1 Februari 2011 untuk jaringan di wilayah Kota Medan, dan beberapa kabupaten di Sumatera Barat.

Modernisasi jaringan yang dilakukan antara lain mencakup penggantian perangkat RBS (Radio Base Station] dan BSC dengan perangkat yang lebih baru dari sisi penghematan penggunaan ruang, konsumsi daya dan teknologi yang mampu beradaptasi dengan evolusi penggunaan gadget ke masa yang datang. Proses modernisasi ini melengkapi modernisasi jaringan sebelumnya yakni dengan antara lain penggunaan softswitch, dan IP Transmission.

Dengan modernisasi jaringan ini, pelanggan XL juga akan mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kualitas dan kemudahan akses baik suara maupun data. Hingga saat ini jumlah pelanggan di seluruh Sumatera sebanyak 9 juta, sedangkan khusus di Sumatera Utara sekitar 2,3 juta dan Sumatera Barat 570 ribu. Layanan XL di Sumatera didukung oleh antara lain BTS 4.836 (2G/3G), termasuk 2.733 (2G/3G) BTS di antaranya di Sumatera Bagian Utara (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep Riau). Selain itu, jaringan XL juga ditopang dengan Backbone Microwave dan 4 ring kabel serat optik teresterial dan submarine yang telah menjangkau sebagian besar Sumatera dan kepulauan dan sekaligus terhubung dengan jaringan di Jawa dan pulau-pulau lainnya, termasuk ke jalur internasional.

Untuk fase pertama di Sumatera Utara, modernisasi dilakukan di area Kodya Medan dan sebagian Kabupaten Deliserdang. Sementara itu, untuk di Sumatera Barat, modernisasi meliputi Kabupaten Solok, Sawah Lunto, Padang Panjang, Bukit Tinggi, Payakumbuh, Agam, Lima Puluh Koto dan Pasaman. Setelah fase pertama tersebut, rencananya akan diteruskan dengan fase selanjutnya meliputi seluruh kabupaten di propinsi Sumatera Utara. “Modernisasi juga akan dilakukan di beberapa propinsi lainnya di luar wilayah operasional regional West”.

Perangkat-perangkat jaringan baru yang akan dipakai oleh XL juga bersifat ramah lingkungan. Perangkat baru ini memerlukan konsumsi daya yang lebih rendah, ukuran yang lebih kecil, juga mengadopsi konsep ”Single RAN”, yang bisa menggabungkan beberapa tipe BTS menjaid hanya satu BTS saja.

“Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dengan cepat mengubah perilaku masyarakat dalam memanfaatkan layanan seluler. Perubahan ini juga didorong oleh terus bermunculannya jenis-jenis perangkat baru yang inovatif dan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan komunikasi dan akses informasi secara mobile," ujar Agus Simorangkir, VP West Region XL. Agus menambahkan, kebutuhan akses data pun meningkat yang antara lain ditandai dengan meningkatnya volume trafik data. Diharapkan, modernisasi jaringan ini akan mampu mengantisipasi perkembangan ke depan, terutama di Medan yang permintaan layanan datanya  bertumbuh sangat cepat. Dengan modernisasi ini, penambahan kapasitas jaringan akan XL diklaim akam semakin terpenuhi dalam menghadapi pertumbuhan pelanggan ke depan.”

Agus Simorangkir menambahkan, semakin  tingginya  peningkatan volume traffic,  tuntutan kualitas  serta meningkatnya differensiasi layanan, dan juga tuntutan efisiensi sumber daya yang semakin terbatas seperti lahan dan daya listrik juga mendasari langkah XL untuk segera menjalankan proyek modernisasi ini. " Dengan teknologi BTS terbaru ini, Kapasitas bertambah 50% tetapi kami dapat menekan konsumsi energi hingga 60%, jadi ini bagian dari gerakan XL-Green yang sudah dicanangkan sejak tahun 2009," urai Agus. Pada proses modernisasi ini, Agus memastikan tidak akan sampai mengganggu layanan XL kepada pelanggan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)