Yahoo! Tutup Bisnis Instant Messaging-nya

Penghentian Yahoo! Messenger Enterprise Edition tersebut jadi bel kematian bagi divisi software korporat mereka. Tahun 2000 divisi ini dibentuk untuk menjual layanan portal Web dan komunikasi video (video conferencing) guna pemakaian internal korporat. Akan tetapi, pada Oktober 2003, Yahoo! mengalihkannya menjadi kerja sama dengan rekan-rekan bisnisnya.

Kepala Divisi Informasi Yahoo! Lars Rabbe, seperti dikutip CnetNews, mengatakan bahwa upaya penjualan software instant messenger untuk korporat dihentikan karena Yahoo adalah sebuah perusahaan yang melayani konsumen peroangan. Yahoo! memang tidak disiapkan untuk menjalani bisnis B2B yang mesti menyediakan layanan purna jual peranti lunak buat korporat. Sementara itu, menurut Direktur Yahoo! Messenger Lisa Pollock Mann, untuk memperluas jaringan Yahoo!, mereka menyempurnakan IM Yahoo! yang begitu populer itu guna memenuhi kebutuhan konsumen di rumah maupun di tempat kerja.

Bagi tiga portal terbesar dunia, Yahoo!, MSN dan AOL atau America Online, menjual IM bagi korporat tadinya dianggap sebagai langkah bisnis yang bagus. Ketiganya selama ini memang sudah menawarkan IM client secara gratis kepada jutaan konsumen. Teknologi IM memungkinkan orang untuk mengirim dan menerima pesan secara real time, dan dilengkapi fitur-fitur lain seperti games, percakapan telepon, maupun konferensi video yang kian hari kian berkembang.

Hanya saja, sifat IM yang bisa lalu lalang begitu saja antar komputer dan antar perusahaan, mengkhawatirkan para pengelola sistem Informasi Teknologi. Bagaimanapun, itu salah satu wahana untuk menjebol keamanan data perusahaan mereka. Apalagi, menurut survei Radicati Group, 85% bisnis di Amerika Utara memakai IM dalam jaringan mereka. Tiga portal besar tadi melihat celah bisnis di sini. Maka, IM versi korporat pun ditawarkan mereka dalam bentuk yang lebih aman.

Tapi, perusahaan-perusahaan Web seringkali sulit mengubah dirinya menjadi vendor software. "Ternyata pasar konsumen tidak bisa begitu saja dikembangkan menjadi pasar korporat," ujar David Gurle, Vice President dari Reuters Messaging, seperti dikutip CNETNews.com. "Kami harus melihat pasar korporat dari sudut pandang yang sangat berbeda dengan pasar konsumen," ia menambahkan.

Bukan hanya Yahoo!, AOL pun telah menghentikan divisi IM korporatnya. AOL memilih untuk menjual fitur-fitur ekstra seperti video-conference. Microsoft pun kini lebih mengutamakan Server Live Communications yang menggabungkan IM, telepon internet, dan video conferencing sebagai produk komunikasi korporat dibanding MSN Messenger mereka.

Namun, bukan berarti IM untuk korporat tidak diterima oleh dunia bisnis. Vendor-vendor lama seperti IBM dan Sun Microsystems sudah mulai menawarkan produk IM mereka. Diduga nasib mereka akan lebih baik ketimbang Yahoo! karena mereka memang biasa melayani korporat.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)