Indonesia Best Brand 2014: Bedah Kasus Merek-merek Hebat Indonesia (SWA Edisi 19/2014)

Indonesia Best Brand 2014: Bedah Kasus Merek-merek Hebat Indonesia (SWA Edisi 19/2014) Indonesia Best Brand 2014: Bedah Kasus Merek-merek Hebat Indonesia (SWA Edisi 19/2014)

Majalah SWA Edisi 19/2014

Indonesia Best Brand 2014: Bedah Kasus Merek-merek Hebat Indonesia

Pertarungan memperebutkan benak dan hati konsumen senantiasa dinamis dan tak kunjung usai. Program keanggotaan dan iming-iming promo terbukti masih efektif menawan pelanggan tak berpindah ke lain merek. Hasil survei merek IBBA 2014 menunjukkan jawara lama sulit dilengserkan. Dan yang menggembirakan, pemenangnya kebanyakan merek lokal. Keberhasilan sebuah merek tentu tak lepas dari polesan tangan dingin pemasarnya. Siapa saja mereka? Bagaimana mereka memoles merek hingga mampu melejit dan menyalip lawan? Simak pula, brand story Alfamart, BRI dan Pertamina Lubricants.

“Rama Widi Ingin Menggelorakan Musik Klasik Lewat Harpa”
Jika menyebut harpa, orang akan langsung mengasosiasikannya dengan alat musik yang akrab dengan perempuan yang cantik dan gemulai, dengan rambut panjang tergerai.

“Toto Sugiri Pengusaha Sekaligus Penebar Virus Entrepreneurship”
Sejak awal membangun bisnis teknologi informasi pada akhir 1980-an, dia rajin menebar virus kewirausahaan kepada karyawannya. Kini, visinya terbukti: belasan perusahaan TI lahir berkat inisiatif karyawannya.

“Bisnis Erik Nainggolan, Sang “Pawang Kebakaran””
Memiliki pengalaman dan keahlian di bidang fire system, mendorong Erik Nainggolan (38 tahun) banting setir dari karyawan menjadi pebisnis di bidang sistem pemadaman api.

EKONOMI & BISNIS

MANAJEMEN

Pages: 1 2 3

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)