TOP 250 - INDONESIA ORIGINAL BRANDS 2013 (SWA Edisi 14/2013)

TOP 250 - INDONESIA ORIGINAL BRANDS 2013 (SWA Edisi 14/2013) TOP 250 - INDONESIA ORIGINAL BRANDS 2013 (SWA Edisi 14/2013)

TOP 250
INDONESIA ORIGINAL BRANDS 2013
Berjaya di Negeri Sendiri
Perkasa Mengungguli Merek Asing

Indonesia memiliki segudang merek asli membanggakan yang mampu melawan gempuran merek global. Bahkan di antaranya, tak sedikit yang sudah berumur lebih dari satu abad. Survei Indonesia Original Brand memotret fenomena tersebut. Merek apa saja yang masuk dalam Top 250 Indonesia Original Brands 2013? Bagaimana kiat mereka menguasai pasar domestik dan menggempur merek asing? Bagaimana pula kiat membangun brand lokal agar semakin kokoh dan digdaya menghadapi merek asing?

“Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri”
Kendati mulai banyak merek Indonesia yang potensial dan diakui dunia internasional, penguasaan dan penetrasi merek asing di Tanah Air masih sangat tinggi. Agar tidak terjadi kolonialisasi merek, harus ada gerakan membangun ketahanan dan kedaulatan merek Indonesia.

“Manajer Artis Sujana Berbisnis dengan Basis Artis”
Sujana punya langkah unik dalam mengembangkan bisnisnya. Ia selalu lengket dengan kalangan artis. “Saya tidak bisa melepaskan diri dari artis. Mau bisnis apa saja, saya pasti pakai artis,” kata Sujana.

“Gaya Adik Mengelola Pabrik Senjata”
Di tengah tantangan kultur organisasi yang belum kondusif, CEO ini berusaha mengembangkan dan melakukan perubahan. Sejumlah terobosan yang dilakukan sudah menunjukkan hasilnya.

“Mantan ManajerArtis Sukses Jadi Kreator Water Park”
Berkat ketekunannya, Hendro Prasetyo sukses mengembangkan bisnis produk kreatif berbahan fiberglass, terutama pembuatan water park. Pemesannya termasuk dari luar negeri. Bagaimana perjuangannya?

EKONOMI & BISNIS

INVESTASI

“MENILIK POTENSI SAHAM BARU”
Hingga 25 Juni 2013, IHSG telah terkoreksi cukup dalam ke level 4.373 atau -16,7% dari level tertingginya di angka 5.251. Padahal di pertengahan tahun ini banyak emiten baru yang listing di Bursa Efek Indonesia. Lalu bagaimana kinerja dan prospek saham-saham baru ini di tengah pasar yang sedang konsolidasi?

TEKNOLOGI INFORMASI

“BEBAS DAN MANDIRI BERKAT BURSA TALENTA ONLINE"
Seiring tren open talent economy, bisnis sejumlah online talent exchange (atau dikenal juga sebagai online work marketplace) tumbuh signifikan. Mereka yang punya keahlian pun dapat memasarkan keahliannya secara global, bahkan membangun bisnis sendiri.

INTERNASIONAL

“KETIKA SHARING LEBIH DARI SEKEDAR CARING”
Menjamurnya bisnis peer-to-peer sharing membuat para pemain mapan di berbagai industri khawatir bisnis mereka akan tergusur. Bagaimana AirBnB dan lain-lain membesar demikian cepat sehingga dipersepsikan sebagai ancaman?

INDONESIA
YOUNGSTER INC.

SELF EMPLOYED
KETUT SULISTYAWATI

ENTREPRENEUR
MELLISA SUGIANTO

STARTUP
INSPIRA

SIAPA DIA
BENNY FAJARAI
MARIANA NIKEN
MUHAMMAD RIZKY NAZER
SELVIA GOVAR


Read more on Facebook

Read more on Google+


SWA Magazine Subscription
SWA Digital Magazine Subscription and Download
SWA Mobile Apps Download

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)