Analisa di Balik Diakuisisinya 7-Eleven

Oleh Hendry Ramdhan, MBA. - Praktisi Bisnis & Penulis

Bisnis yang dulu digandrungi anak-anak muda dan membentuk kebiasaan baru para pelanggan untuk kongkow tidak mesti di warung kopi, tapi bisa di gerai Sevel (panggilan akrab untuk 7-Eleven). Janjian sama teman juga bisa di Sevel. Dahulu tampak ramai, namun kini mulai meredup. Ada apakah?

Hendry Ramdhan Hendry Ramdhan

Melalui laporan keterbukaan informasi yang disampaikan melalui website perseroan, pada tanggal 19 April 2017 telah ditanda-tangani perjanjian akuisisi bisnis 7-Eleven dari PT Modern Sevel Indonesia (MSI), yang adalah anak perusahaan dari PT Modern Internasional Tbk, pemilik master franchise 7-Eleven di Indonesia ke PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yang merupakan entitas anak dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI).

sumber: www.moderninternasional.co.id

Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa nilai transaksi sebesar Rp 1 triliun, di mana penyelesaian transaksi akan dilaksanakan sebelum atau pada tanggal 30 juni 2017. Bila prasyarat transaksi sudah diperoleh, seperti persetujuan-persetujuan korporasi dan MSI, termasuk persetujuan RUPS dan dewan komisaris, persetujuan dari instansi pemerintah, seperti kementrian perdagangan terkait peralihan hak waralaba dari MSI ke CPRI, dan persetujuan OJK, serta persetujuan para kreditor mengenai rencana transaksi, dan persetujuan 7-Eleven Inc. sebagai pemberi waralaba agar hak waralaba beralih ke CPRI.

Disebutkan oleh perseroan bahwa segmen usaha 7-Eleven dijual karena mengalami kerugian di tahun-tahun terakhir sebagai akibat kompetisi pasar yang tinggi serta pengembangan bisnis ini diperlukan modal yang besar di masa yang akan datang.

Dari informasi di atas, menarik apabila kita analisa lebih mendalam. Dalam artikel ini, saya akan analisa 3 hal di bawah ini.

Halaman Selanjutnya
Mari kita mulai dari poin...
Pages: 1 2 3 4 5

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)