Entrepreneur Muda Indonesia dan Digitalisasi Bisnis

Oleh: Eka Yuliana, Dosen Entrepreneurship di Telkom University

 

Pendidikan tinggi Indonesia dan upaya mengembangkan pendidikan kewirausahaan yang berwawasan digital. Sebagai negara berkembang berbagai hal berupaya menjadi lebih baik, baik dari segi pertumbuhan ekonomi, budaya, politik dan juga pertumbuhan wirausaha muda yang ada di Indonesia. Demikian juga halnya dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan muda.

Menyikapi dunia digital yang menembus lintas batas jarak dan waktu. Pertumbuhan start up business begitu cepat dan sangat terasa borderless butuh banyak hal yang perlu di tanamkan.

Pendidikan entrepreneurship di berbagai perguruan tinggi seolah mendapatkan tantangan baru dalam hal ini. Jarak usia pengajar dengan mereka para generasi muda saat ini bukan semakin dekat, namun semakin terlihat jaraknya. Sesekali bahkan seringkali saya harus mempelajari dulu pola dan perilaku mereka sebagai "pendatang baru" di dunia kewirausahaan. Cara bertindak instan, berfikir instan, dan berbagai orientasi instan terkadang terkesan seperti ide yang "easy come easy go". Tantangan bagi saya untuk membentuk pola pikir, bahwasannya mempersiapkan diri untuk menjadi "the real" entrepreneur harus dimulakan dengan niat yang baik, network dari orang yang baik-baik, dan harus memikirkan "sustainability" jangka pendek dan jangka panjang yang menghadirkan kehidupan society yang lebih baik.

Eka Yuliana Eka Yuliana, Dosen Entrepreneurship di Telkom University

Entrepreneurship sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan industri kreatif. Saat ini di Indonesia, khususnya bidang teknologi informasi, sangat jelas memiliki peluang untuk berkembang lebih besar lagi, baik dari segmen pasar, potensi ekspor, dan mulai melakukan eksplorasi potensi pertumbuhan ekonomi di sektor non migas. Berdiskusi tentang potensi yang ada, Indonesia memiliki sejumlah potensi demografi penduduk yang jumlahnya sangat besar, seperti dari kelompok usia, gender, pendidikan, pekerjaan, wilayah domisili, agama, suku, dan berbagai perilaku masyarakat yang begitu heterogen. Kemudahan melakukan akses internet yang semakin mudah dan murah di berbagai lokasi dan kalangan masyarakat, serta penetrasi yang cukup tinggi.

Pendidikan entrepreneurship di era digital ini harus mampu menjadi pembuka jalan bagi pelaku Entrepreneur digital lokal dari berbagai kota di Indonesia, atau yang lebih di kenal dengan istilah digipreneur lokal, harus mampu untuk melakukan inisiasi dan mengembangkan startup bisnisnya begitu terbuka lebar. Terlebih lagi bila dievaluasi dari melihat besaran minat, kreativitas hasil karya mereka, inovasi yang dilakukan anak muda Indonesia sebagai digipreneur yang juga boleh diandalkan dan perlu diperhatikan dan dimajukan bersama. Namun demikian, para digipreneur muda di Indonesia ini masih sangat memerlukan dukungan besar yang bersifat kontinyu untuk memantapkan visi, konsep dan model bisnis yang memiliki orientasi kesinambungan tinggi. Membukakan peluang koneksi pada lini industri di sektor riil dan mengasah kemampuan untuk membidik pasar yang memiliki potensi tinggi merupakan tantangan yang harus dijawab oleh banyak pihak. Tujuannya, agar para digipreneur ini menjadi lebih matang, mandiri dan memiliki kekuatan untuk berkembang.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)