Amie Ardhini

Bertemu banyak orang yang menginspirasi seraya menyerap ilmu mereka, merupakan alasan Amie Ardhini memilih industri penyiaran sebagai jalan hidupnya. Sarjana Teknik Nuklir lulusan Universitas Gadjah Mada ini kini tampil di stasiun televisi terbaru, Kompas TV, milik Kelompok Kompas Gramedia (KKG), sebagai pembawa berita.

Amie bukan orang baru di industri televisi. Dara 27 tahun ini memulai kiprahnya sebagai reporter lepas Metro TV. Enam bulan di MetroTV, ia lalu hijrah ke TVRI sebagai pembawa acara Warta Pagi, Siang dan Malam.

Ia menyadari, kemunculan Kompas TV mendulang pertanyaan: akankah KKG terjatuh di lubang yang sama seperti halnya TV 7? Nah, Amie meyakini masa depan tempat kerja barunya ini lantaran Kompas TV mengusung kekuatan baru. “Kompas mempunyai litbang yang kuat. Itu yang akan menguatkan Kompas TV dalam hal data,” katanya. Salah satu bukti optimismenya, ia menunjuk Kompas TV sebagai salah satu pool TV yang dipercaya meliput konferensi ASEAN di Bali bulan lalu. “Artinya, walaupun belum diluncurkan, kami sudah dipercaya meliput acara besar,” ujarnya sambil menambahkan, Kompas TV akan bermain di isu besar dan tak hanya bergerak di permukaan. “Kami menggalinya lebih dalam.”

Walaupun Kompas TV baru diluncurkan 9 September lalu, ritme kerja Amie sangat tinggi sejak 6 bulan terakhir. “Sebelum peluncuran, saya sudah liputan, banyak berinteraksi dengan Litbang Kompas,” ungkap Amie yang berharap bisa memandu acaranya sendiri. “Ya, mungkin itu nanti, setelah saya menapaki karier sebagai pembawa berita,” katanya berharap.

Rias Andriati/Eddy Dwinanto Iskandar

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)