Andara Rainy Ingin Tas Batik Juara

Andara Rainy Ayudini telah banyak mengantongi prestasi dalam catatan riwayat hidupnya. Tahun 2009, wanita kelahiran Jakarta, 25 November 1987 itu menyabet gelari Putri Pariwisata Indonesia dan mewakili Indonesia untuk mengikuti Miss Tourism International 2009. Pada ajang tersebut, dia berhasil masuki 10 besar dan meraih penghargaan sebagai Miss Friendship. Tahun 2007 pun dinbatkan sebagai None DKI Jakarta. Kini, Sarjana Planologi dari ITB dan S2 Maketing Communication LSPR Jakarta itu tak hanya sibuk menjadi presenter televisi , tapi juga mengembangkan bisnis tas batik yang diberi label Andara. Dengan penuh semangat, Andara yang tengah mengandung anak pertamanya menceritakan bagaimana ia membangun bisnis tas batiknya kepada SWA Online.

andara

Sejak kapan Andara membangun bisnis tas batik ini?

Saya mulai merintis usaha ini tahun 2011. Dulu, pertama kali keluar saya beri nama Etnika. Ini karena saya suka sama kain-kain Indonesia, tenun, batik, songket lalu berusaha membuat sesuatu yang tidak saya pakai ,tetapi generasi muda lainnya juga bisa pakai. Kemudian, saya mulai bikin tas dengan nama Etnika. Pada 2013, karena ada satu dan lain hal, saya ubah namanya jadi Andara. Selain itu, dengan nama Andara untuk memenuhi keperluan HAKI. Jadi, kalau brand dengan nama sendiri akan lebih mudah mengurus sertifikasi HAKI-nya. Karena kalau pakai nama etnik ternyata sudah banyak yang pakai. Jadi setelah konsultasi sana sini akhirnya saya putuskan pakai nama sendiri yaitu Andara. Lalu, didaftarkan hak cipta resminya.

Apakah saat membangun bisnis ini Anda masih menjalani profesi sebagai presenter televisi ?

Iya saya jalani dua-duanya. Dan sebentar lagi perannya bertambah, jadi presenter, pebisnis dan ibu.

Apa yang membuat Anda jadi tertarik masuk dunia bisnis ?

Jadi selama saya mengikuti beberapa kontes seperti Abang – None Jakarta, Putri Pariwisata, saya kenal dengan ilmu pemasaran, saya suka. Lalu, saya lanjutkan ke pendidikan formal bidang komunikasi pemasaran. Selama belajar saya jadi berpikir untuk mengaplikasikan ilmu itu lewat bisnis sendiri. Jadi saya baru menyadari passion saya itu adalah di dunia marketing dan bisnis. Saya suka melihat orang tertarik dengan apa yang saya pasarkan. Akhirnya digabungkan dengan kecintaan saya pada kain Indonesia, maka jadilah bisnis ini.

Bagaimana strategi Anda memasarkan produk?

Pages: 1 2 3

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)