Ardinata Ginting Tangkap Peluang Wisata di Tangerang Selatan

Ardinata Ginting, Founder & CEO Ricastro Water Zone. (dok. pribadi)

Menjalankan bisnis yang membuat orang lain bahagia menjadi salah satu prinsip yang dipegang oleh Ardinata Ginting. Pria berusia 53 tahun ini adalah pendiri wahana Ricastro Water Zone yang berlokasi di Jalan Raya Ciater, Tangerang Selatan.

Latar belakang Ardi dalam membangun Ricastro Water Zone pada tahun 2014 sebagai wisata air untuk keluarga, karena wilayah ini merupakan daerah penyangga DKI Jakarta yang menjadi kawasan permukiman. “Saya melihat luar biasa pesatnya pertumbuhan perumahan di kawasan ini bukan hanya pengembang besar sekaliber Sinar Mas Land dengan BSD, namun juga pengembang-pengembang kecil yang juga banyak berinvestasi dan membangun cluster di sekitar Tangerang Selatan,” ujarnya kepada SWA Online..

Pria asal Medan dengan gelar pendidikan Magister Sains Ilmu Geografi Universitas Indonesia ini memberanikan diri terjun sebagai entrepreneur dengan tidak hanya bermodal modal analisis spasial, tetapi juga ada sedikit intuisi bisnis dan keinginan untuk menyenangkan orang lain. “Kalau menjalankan bisnis wisata, customer yang datang tentunya penuh rasa senang dan kami akan sering mendengar orang tertawa dan bercanda, bandingkan bila berbisnis rumah sakit atau rumah duka,” kata Ardi.

Wahana Ricastro Water Zone yang berlokasi di Jalan Raya Ciater, Maruga No 17, Tangerang Selatan, Banten. (dok. pribadi)

Konsep Ricastro Water Zone awalnya sebagai arena permainan anak. Namun, kini telah tersedia berbagai wahana baru di areal seluas tiga ribu meter persegi berupa mini olympic, sliding pool, splash zone, dan baby pool. Segmen pasar yang diincar Ricastro adalah keluarga muda yang bermukim di Tangerang Selatan. Selain itu juga Ricastro telah menjalin kerja sama dengan taman kanak-kanan dan sekolah dasar di lebih dari 50 sekolah untuk memberikan promosi khusus.

Pada saat membangun, Ardi mengeluarkan nilai investasi awal sekitar Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar di luar pengadaan lahan. Menurutnya, wisata air adalah bisnis yang tidak akan kadaluarsa. “Bisnis ini berbeda dengan game online atau amusement park elektronik yang akan mudah tertinggal apabila tidak mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Ardi.

Dengan harga tiket masuk antara Rp20-40 ribu per orang, Ricastro Water Zone bisa mencatatkan jumlah pengunjung rata-rata hingga 3.000 orang per bulan. Angka ini terus meningkat dibandingkan pada saat dua tahun pertama dibukanya tempat wisata ini yang sekitar 300-500 orang per bulan.

Ardi yang sebelumnya menjalankan usaha sekolah mengemudi ini memiliki mimpi yaitu mampu mengelola Ricastro secara sustain dan bermanfaat bagi banyak keluarga dan masyarakat. Adapun target pengembangan bisnis Ricastro dalam jangka pendek adalah terus menambah sarana kuliner dan fasilitas penunjang lainnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)