Gandhi Priambodho, Promosikan Indonesia di China

Tiongkok adalah salah satu negara tujuan ekspor terbesar Indonesia, selain Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Meski begitu, masih banyak rakyat di China yang belum mengenal betul kekayaan alam, keindahan pemandangan, dan ragam budaya Indonesia yang mengundang decak kagum. Misi itulah yang kini dijalankan oleh Gandhi Priambodho, Owner Beijing Anhua Realty Agency dan Red and White (China) Cultural Development Co. Ltd. “Saya membuka usaha EO untuk mempromosikan Indonesia di kalangan masyarakat Tiongkok di Beijing. Pengalaman saya, banyak orang Tiongkok belum tahu Indonesia. Saya melihat ini sebagai peluang untuk mempromosikan Indonesia lewat event, sekaligus mengembangkan tujuan wisata khusus di Tiongkok,” katanya.

Saat baru mendarat di Beijing, ia bekerja sebagai agen properti pada tahun 2005. Tujuannya, agar bisa cas-cis-cus dalam bahasa mandarin sebagai persiapan untuk melanjutkan studi ke jenjang S-2. Dia berprinsip daripada harus sekolah bahasa dan mengeluarkan uang, lebih baik belajar dengan orang lokal di kantor. Gaji yang diterima bisa digunakan untuk membiayai kuliah. Dua tahun berselang, pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1974 ini membuka kantor agent propert (Anhua Reality Agency) bersama kawan lokalnya di Tiongkok.

Gandhi Priambodho.jpg

“Kelebihan kami, karyawan juga fasih berbahasa asing selain mandarin. Kami siap bersaing dengan masyarakat lokal Tiongkok dalam hal servis. Lihat saja, klien kami banyak dari kedutaan besar di Beijing. Kami punya tim kecil yang konsisten dan bisa terus menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Jasa kami sebagian besar sewa properti, khususnya apartemen. Target kami adalah ekspatriat dan diplomat di Beijing,” katanya.

Namun, pasar properti yang mulai lesu pada akhir tahun 2010 memaksanya banting setir ke usaha Event Organizer, Red and White China Culture Development. Kliennya sebagian besar adalah perusahaan Indonesia yang ada di luar Tiongkok. Ada juga pemerintah Indonesia dari berbagai Kementerian dan Lembaga yang ingin mempromosikan produknya di China. Pria yang hingga kini masih berstatus Warga Negara Indonesia ini mengklaim perusaaan EO miliknya adalah satu-satunya PR Company asal Indonesia yang ada di Tiongkok sehingga memudahkan komunikasi dengan klien yang berasal dari Indonesia.

“Kami juga mengerti bagaimana mengemas event promosi Indonesia di sini yang dapat diterima oleh orang Tiongkok. Bisnis kami juga sudah mulai merambah ke bidang PR karena banyak rekan kami dari media lokal yang berminat mempromosikan Indonesia. Target kami adalah masyarakat Tiongkok dan ekspatriat di Beijing yang ingin lebih mengenal Indonesia,” kata Gandhi.

Setahun terakhir, dia juga tengah mengembangkan bisnis pariwisata untuk destinasi-destinasi untuk seperti Tur Muslim Cheng He di Tiongkok dan Golf Tour ke Korea Utara, Pyongyang. Tur muslim dikhususkan untuk warga muslim Indonesi yang ingin memperdalam sejarah perkembangan muslim di Tiongkok dan hubungannya dengan perkembangan muslim di Indonesia. “Kami bekerjasama dengan travel operator muslim terbesar di Beijing yang memiliki sertifikat dari badan ulama di sini. Untuk tur Pyongyang, target kami adalah para wisatawan atau golfer yang ingin memiliki pengalaman unik di Korut. Kami bekerjasama dengan BUMN bidang tourism Korea Utara,” ujarnya. (Reportase: Herning Banirestu)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)